Editor : Almin Hatta
TAMIYANGLAYANG – Sebagaimana desa lainnya, Pemerintah Desa Kandris, Kecamatan Banua Lima, Kabupaten Barito Timur (Bartim ), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng ), juga menggelar vaksinasi massal, Jum’at (18/6/2021) kemarin.
Namun sayang, pada kegiatan vaksinasi yang digelar di Puskesmas Pasar Panas itu hanya sedikit warga Lansia yang datang untuk divaksinasi.
Menurut Sekretaris Desa Kandris, Murdani A Md, ada bebarapa hal yang menyebabkan sedikitnya minat warga, khususnya Lansia, untuk divaksinasi.
“Salah satunya karena sibuk bekerja. Juga karena takut setelah divaksinasi terjadi dampak atau efik samping,” katanya.
Menurt Murdani, kekhawatiran terjadinya efek samping itu lantaran warga terpengaruh berita di media sosial yang mengabarkan berita bohong (Hoax).
“Karena itu warga takut diperiksa. Warga taku, kalau-kalau setelah diperiksa ternyata hasilnya positif. Itu yang banyak dikhawatirkan warga,” ujarnya.
Padahal, papar Murdani, berkaitan dengan vaksinasi ini pihaknya sudah mensosialisasikan kepada masyarakat luas di Desa Kandris ini. Pihaknya juga menyediakan sarana angkutan untuk antar jemput warga yang bersedia divaksinasi.
“Tadinya jumlah warga yang terdaftar sebanyak 30 orang, tapi yang kemudian ikut divaksinasi hanya 5 orang,” tuturnya.
Murdani masih berharap warga nantinya bersedia divaksinasi. Untuk itu ia menyilahkan warga untuk datang ke Puskesmas Pasar, dan akan dilayani hingga akhir Juni nanti.
“Marilah kita bervaksin, agar terhindar dari paparan virus Covid-19. Jangan takut, jangan ragu. Vaksin Covid-19 ini sudah mendapat label halal dari MUI, dan aman. Semoga Desa Kandris dan desa lainnya di seluruh Indonesia terhindar dari paparan Covid-19,” pungkasnya.[]



