Abdul Hadi Akan Bahas Dana CSR dengan Petinggi Adaro Pusat

Abdul Hadi Akan Bahas Dana CSR dengan Petinggi Adaro Pusat

Diposting pada

Editor : Almin Hatta

PARINGIN – Belum adanya titik temu terkait dana CSR PT Adaro Indonesia dengan Pemkab Balangan, membuat pemerintah kabupaten berjuluk Bumi Sanggam menyatakan keluar dari Tim CSR beberapa waktu lalu.

Menyikapi hal tersebut, Bupati Balangan H Abdul Hadi buka suara. Menurutnya, seminggu setelah persoalan tersebut, komunikasi dengan pihak perusahaan kembali dilanjutkan untuk membahas persoalan CSR.

Pemkab Balangan, dalam hal ini Bupati Abdul Hadi, berencana akan ke Jakarta untuk melanjutkan komunikasi dengan petinggi Adaro di tingkat pusat, guna membahas soal kelanjutan CSR.

“Harapan kami, dana CSR dapat membantu pembangunan di Kabupaten Balangan, meski diketahui nilainya berkurang dari tahun kemarin. Pada tahun 2020 gelontoran dana CSR berkisar Rp12,5 Milyar, dan untuk tahun 2021 ini berkisar Rp 11,5 Milyar,” bebernya kepada awak media.

Bupati Abdul Hadi menyebutkan, diantara program yang telah disusun adalah keberadaan Desa Liyu yang diharapkan menjadi binaan CSR Adaro, guna mengembangkan wisata di desa setempat. Kemudian juga meminta agar CSR berpartisipasi dalam pembangunan Istana Anak Yatim.

“Semuanya murni untuk pembangunan daerah. Tidak ada untuk kepentingan pribadi,” tegasnya.

Meski demikian, Bupati Abdul Hadi berharap dana CSR dapat membantu daerah, karena seyogyanya dana CSR dikeluarkan untuk masyarakat terutama yang berada di sekitar tambang. 

“Disamping itu, untuk kegiatan program yang telah disusun oleh Pemkab Balangan. Salah satunya untuk pembangunan Istana Anak Yatim,” ujarnya.

Jika Istnana Anak Yatim ini terealisasi, lanjut Bupati, maka menjadi yang kedua di Kalimantan Selatan, setelah di Tanah Bumbu.

“Saya yakin, Adaro nantinya akan bangga jika dana CSR juga diperuntukkan untuk pembangunan Istana Anak Yatim di Balangan,” pungkasnya.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *