Covid-19 di Tanbu Alami Peningkatan Signifikan

Covid-19 di Tanbu Alami Peningkatan Signifikan

Diposting pada

Editor : Almin Hatta

BATULICIN – Penyebaran virus Corona (Covid-19) masih terus terjadi, dan bahkan menunjukan peningkatan signifikan pada sejumlah wilayah di Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu).

Ardiansyah SSos MM, selaku juru bicara Gugus Covid-19 Tanbu, mengatakan, salah satu penyebab munculnya lonjakan kasus Covid-19 ini dikarenakan kurangnya kedisiplinan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan, terlepas dari karakter varian virus baru yang lebih mudah menular.

“Ada peningkatan jumlah terkonfirmasi dan masih dalam perawatan, dengan jumlah total sebanyak 379 orang (pasien) Covid-19 di Tanbu,” ujarnya, Minggu (25/7), saat dihubungi lewat pesan WA. 

Ardiansyah merincikan, angka 379 orang itu tersebar di 12 kecamatan. Yakni Kecamatan Simpang Empat 130 orang (pasien), Kecamatan Batulicin 46, Kecamatan Kusan Hilir 22, Kecamatan Kusan Tenggah 11, Kecamatan Sungai Loban 11, Kecamatan Angsana 56, Kecamatan Satui 45, Kecamatan Kuranji 13, Kecamatan Kusan Hulu 23, Kecamatan Teluk Kepayang 7, Kecamatan Karang Bintang 10, dan Kecamatan Mentewe sebanyak 5 orang (pasien).

Menurut Ardiansyah, dari total pasien terkonfirmasi yang masih dalam perawatan, baik yang dirawat di fasiliatas pemerintah ataupun melakukan karantina mandiri, sebanyak 379 orang.

“Angka tersebut mengalami kenaikan 75 – 100 dibanding pekan lalu yang hanya berada pada angka 250 lebih pasien Covid-19 di Tanbu yang masih dalam perawatan,” ujarnya.

Kemudian, lanjut Ardiansyah, untuk akumulasi kasus Covid-19 di Tanbu sebanyak 3.554 orang. Dari jumlah tersebut, telah sembuh 3.062 orang, meninggal sebanyak 113 orang, serta suspek 17 orang.

“Kita berharap, kiranya masyarakat di Tanbu agar lebih hati-hati dalam beraktivitas, dengan menerapkan protokol kesehatan. Begitu juga dengan petugas di lapangan, agar lebih memperketat lagi penerapan Prokes,” tegasnya.(wn)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *