KPU Kalsel Tegaskan PSU Gubernur Sudah Jujur dan Adil

  • Whatsapp

Editor : Almin Hatta

JAKARTA –  Sidang lanjutan perselisihan hasil pemilihan (PHP) Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), kembali digelar Jum’at kemarin (23/7) di ruangan siding Mahkamah Konstitusi (MK) di Jakarta. 

Bacaan Lainnya

Agenda sidang lanjutan tersebut antara lain mendengarkan jawaban Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalsel, keterangan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kalsel, dan keterangan pihak terkait pasangan BirinMU (Sahbirin-Muhidin) selaku paslon Cagub dan Cawagub Nomor Urut 1. 

Perkara PHP Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel ini tergerister dalam Nomor 146/PHP.GUB/XIX/2021, yang diajukan oleh paslon H2D (Denny – Difri) yang mempersoalkan pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) pada 9 Juni 2021 lalu. 

Dalam persidangan ini, Edy Ariansyah selaku Komisioner KPU Kalsel mengatakan, KPU Kalsel (termohon) telah melaksanakan PSU sesuai dengan asas pemilu luber dan jurdil. 

“Berbagai bentuk langkah yang telah dilakukan KPU Kalsel dan jajaran dalam rangka mewujudkan dan melaksanakan serta ketaatan terhadap hukum dan melaksanakan kewajiban termohon  dalam menindaklanjuti putusan MK, sebagaimana yang ditentukan dalam pasal 157 ayat 10 UU Nomor 10 Tahun 2016.  Termohon telah melakukan berbagai bentuk persiapan dalam rangka menghadirkan pemungutan suara ulang secara demokratis, sesuai dengan asas luber dan jurdil, serta memegang teguh pada prinsip penyelenggaraan pemilu,” ucap Komisioner KPU Kalsel dalam sidang Perkara Nomor 146/PHP.GUB-XIX/2021, Jum’at (23/7). 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *