Editor : Almin Hatta
BANJARMASIN – Tak berlebihan rasanya bila keberhasilan Kelurahan Belitung Utara meraih predikat juara pertama dalam Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Kalsel, sangat diapresiasi oleh Pemko Banjarmasin.
Pasalnya, penghargaan serupa terakhir kalinya didapatkan Pemko Banjarmasin tahun 2016 lalu, melalui Kelurahan Sungai Andai, Kecamatan Banjarmasin Utara, yang kala itu juga sukses mendapatkan predikat pertama.
Saat menerima kedatangan Lurah Belitung Utara, Amrullah, bersama SKPD terkait, Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina, menegaskan, keberhasilan yang diraih Kelurahan Belitung Utara bukan untuk segelitir orang saja, tetapi merupakan keberhasilan seluruh warga kota.
Intinya, papar orang nomor satu di Kota Seribu Sungai ini, keberhasilan tidak didapat dengan hanya berpangku tangan. Tetapi harus dilakukan bersama-sama dengan mengedepankan inovasi pembangunan.
“Semua pihak harus berkolaborasi dan berinovasi. Yang dilakukan Kelurahan Belitung Utara itu sangat bagus sekali. Masyarakat bisa terlayani dengan baik, sehingga keberadaan kelurahan ini betul-betul terlihat melayani warga dan memberdayakan masyarakat dari berbagai aspek. Jadi wajar jika bisa mendapatkan peringkat juara pertama. Selamat dan sukses,” ujarnya, Senin (23/08).
Aam, panggilan akrab Pak Lurah bertubuh tinggi dan atletis, menjelaskan, keberhasilannya meraih peringkat pertama dalam lomba tersebut lantaran dinilai sukses memberikan pelayanan publik dengan menggunakan beberapa inovasi pembangunan, diantaranya inovasi bernama Lelaki Asli.
Inovasi ini bekerjasama dengan Puskesmas Kuin Raya, dengan tujuan mengurangi angka stanting, meningkatkan peran suami dalam mendampingi isteri sejak hamil, melahirkan, hingga menyusui.
Inovasi kedua, papar Aam, adalah tentang pelestarian lingkungan hidup. Ia menyebutkan, sejak tahun 2020 lalu, Kelurahan Belitung Utara bersama warga sekitar kembali menghidupkan budaya gotong-royong membersihkan lingkungan. Dari bersih-bersih kampung itu, akhirnya lahir inovasi untuk memanfaatkan aliran air (selokan) yang dijadikan kolam ikan.
“Kami bergotong-royong bersama warga. Kemudian, atas inisiatif Ibu Camat, selokan yang dulunya mengeluarkan aroma tak sedap kami bersihkan, dan kami jadikan kolam ikan,” jelasnya.
Sedangkan inovasi ketiga, terang Aam lagi, berbagi Sembako kepada warga kurang mampu setiap hari Jum’at.
Menurutnya, banyak manfaat yang didapatkan dengan melakukan inovasi berbagi Sembako ini. Diantaranya terjalin silaturahim antara perangkat pemerintah daerah dengan warga, kemudian dapat melihat dan mendengarkan langsung keluhan warga atas mutu pelayanan publik yang telah diberikan. Sehingga dapat segera dillakukan pembenahan.
Dengan diraihnya keberhasilan ini, maka tiket menuju lomba tingkat nasional sudah di tangan Kelurahan Banjarmasin Utara.
Untuk itu, pria yang pernah bertugas di Kabupaten Batola ini memohon dukungan seluruh lapisan masyarakat Kota Banjarmasin, agar dalam lomba nanti bisa membawa harum nama Provinsi Kalsel, khususnya Kota Banjarmasin.
Dalam kesempatan tersebut, Aam juga mengucapkan terima kasih kepada Walikota Banjarmasin, H Ibnu Sina, Wakil Walikota Banjarmasin, H Arifin Noor, para kepala SKPD instansi terkait, dan Camat Banjarmasin Barat, Hj Karlina, yang telah membimbing dan memberikan semangat kepada para ASN Kelurahan Belitung Utara, sehingga bisa melahirkan inovasi pembangunan yang bermanfaat untuk masyarakat.
“Alhamdulillah ini juara 1 lomba kelurahan tingkat provinsi. Ini merupakan kado kami untuk pemerintah Kota Banjarmasin, khususnya untuk Ibu Camat, beliau sangat berharap Kelurahan Belitung Utara menang, dan Alhamdulillah kami bisa mempersembahkannya sebelum sidin memasuki masa pensiun,” pungkasnya.[]



