Sambal Sari Alam Desa Tampa: Pas di Lidah Pas di Kantong

Sambal Sari Alam Desa Tampa: Pas di Lidah Pas di Kantong

Diposting pada

Editor : Almin Hatta

SEORANG wanita ibu rumah tangga, warga Desa Tampa, Kecamatan Paku, Kabupaten Barito Timur (Bartim), Kalimantan Tengah (Kalteng), berhasil mengembangkan usaha rumahan dengan bahan lokal. Yakni sambal tradisional.

Sari Hastuti namanya, yang sehari-hari menjabat sebagai Ketua RT 4 Desa Tampa. Memanfaarkan bantuan pemerintah berupa bibit dan dana, ia pengolah lahan untuk menanam cabe, tomat, dan lain-lain. Kebun kecil ini berbuah, dan kemudian diolah menjadi sambal dengan merek: Sambal Tradisional Sari Alam Desa Tampa. 

Sebenarnya, papar Sari Hastuti, bantuan pemerintah tersebut diberikan kepada semua RT, Kelompok PKK, dan Dasawisma. Namun ia mencoba berkreativitas, yakni mengolah hasilnya menjadi sambal.

“Jadi, sekarang ini Desa Tampa sudah berhasil memproduksi  produk rumahan berupa sambal tradisionel berbahan dari buah Ramania, buah Pelam, Tomat, Cabe Rawit, dan lainnya,” ujarnya, Senin (20/9/2021.

Sambal Tradisional Sari Alam Desa Tampa diproduksi dengan dua ukuran kemasan, dengan harga Rp15.000 dan Rp20.000. 

“Sudah kami pasarkan sejak satu bulan lalu, dan ternyata laku. Ternyata respon masyarakat begitu bagus. Mudah-mudahan peminatnya terus bertambah,” kata Sari.

Seorang warga dari Desa Bambulung, Elfrida, mengaku sudah mencicipi sambal Sari Alam. “Yang saya rasakan pedas, gurih, nikmat, dan mantap terasa di lidah,” ucapnya.

“Selera pedas saya pas dengan Sambal Sari Alam Desa Tampa,” sambung Elfrida sambil mengacungkan jempol.

Sari Hastuti tentu bersyukur. Menurutnya, kini sudah ada warga yang menjadi pelanggan tetap. Alasannya, Sambal Sari Alam enak dan membuat ketagihan, mudah dibawa, dan pas di lidah pas di kantong.

Menurut Sari Hastuti, bantuan dari pemerintah untuk warga memulai sebuah usaha seperti yang ia lakukan ini jelas sangat bermanfaat. 

“Asal dikelola dengan baik, usahanya benar-benar ditekuni, dan terus dikembangkan, insya Allah berhasil,” ujarnya.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *