Editor : Almin Hatta
BANJARBARU – Terus gencarkan vaksinasi di lingkungan Kemenkumham, sebanyak 350 narapidana di Lapas Kelas II B Banjarbaru telah divaksinasi.
Hal ini diutarakan Septa, selaku Kasi Binadik Lapas Kelas II Banjarbaru, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (27/9).
“Iya benar, untuk narapidana kita sudah ada seperempat yang telah divaksin,”ucapnya.
Sebagai informasi, vaksinasi ini sendiri merupakan instruksi langsung dari Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI.
Vaksinasi narapidana ini sebelumnya telah melalui proses yang panjang. Dimulai dari pendataan narapidana, lalu menanyakan kesediaan narapidana untuk divaksin, dan yang terakhir adalah proses vaksinasi.
Sebelumnya, papar Septa, pihaknya kesulitan dalam melakukan pendataan narapidana, mengingat tidak semua narapidana mempunyai KTP (Kartu Tanda Penduduk).
“Pendataan narapidana agak sulit dan memakan waktu, karena tidak semua punya KTP,” ujarnya.
Faktanya, lanjut Septa, tidak semua narapidana mempunyai KTP. Namun Lapas Kelas II B Banjarbaru terbantu dengan sokongan data dari pihak Dinas Kependudukan dan Pencatatan Provinsi Kalimantan Selatan.
“Tidak semua warga binaan punya KTP, tapi kan pasti ada NIK-nya. Jadi kita bisa melacak melalui Dinas Kependudukan,” ungkapnya.
Tidak hanya terkendala data narapidana, sedikitnya ketersediaan vaksin untuk Kota Banjarbaru juga menjadi salah satu kendala dalam vaksinasi narapidana ini.
“Stok vaksin untuk Banjarbaru kan setau saya sedikit, jadi ini juga jadi kendala kita sebelum vaksinasi kemarin,” katanya.
Walaupun terkendala beberapa hal, pada akhirnya vaksinasi narapidana ini dapat berjalan dengan lancar.
“Alhamdullilah, semua proses sudah dilalui dan sampai sekarang sudah 350 warga binaan yang telah divaksin,” ucap Septa.
Salah satu WBP Lapas Kelas II B Banjarbaru yang disuntik vaksin, MN, mengaku sangat bersyukur dengan adanya vaksinasi ini. Karena menurutnya, hal ini sangat membantu bagi warga binaan.
Dirinya juga mengapresiasi apa yang telah dilakukan pihak lapas dalam menangani Covid-19 di Banua.
“Setelah disuntik vaksin, Alhamdulillah hingga saat ini saya tak merasakan apa-apa, tak ada keluhan. Terima kasih Lapas Banjarbaru,” tuturnya.[]



