Editor : Almin Hatta
TAMIYANGLAYANG – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Barito Timur (Bartim), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), untuk tahun 2021 ini mendapatkan kucuran Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp18 M untuk 27 proyek pembangunan dan pengadaan fasilitas pendidikan pada 27 SDN (Sekolah Dasar Negeri).
Hal ini diungkapkan Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan dan Pengembangan Sekolah Dasar (PPSD) Disdik Bartim, Pujiono SPd, ketika ditemui di ruang kerjanya Rabu (13/10/2021) kemarin.
Pujiono menjelaskan, 27 SDN di Bartim yang mendapatkan DAK tersebut adalah SDN Maragut, SDN Tamiang Layang, SDN Dorong, SDN Jaweten, SDN 3 Tamiang, SDN 3 Bambulung, SDN Siampang Muruduyung, SDN 1 Ampah, SDN Bantai Karau, SDN Ampah, SDN Putai, SDN Baruyan, SDN Raren Batuah, SDN Juru Banu, SDN Murutuwu, SDN Dayu, SDN Tewah Pupuh, SDN Pasar Panas, SDN Bagok, SDN Bentot, SDN Ampari Bura Dalam, SDN 1 Hayaping, SDN 2 Hayaping, SDN Bangkirayen, SDN Tampa, SDN Gandung, dan SDN Pangkan.
“Semuanya merupakan proyek dari DAK yang mencapai Rp18 miliar. Pengerjaannya menggunakan sistem tender yang dikerjakan oleh rekanan. Jadi tidak lagi menggunakan sistem swakelola,” ujarnya.
Dengan demikian, papar Pujiono, pihak sekolah tidak terlibat dalam pengerjaan semua proyek tersebut. Hal ini sesuai dengan Permendik yang baru, dimana Juknis pelaksanaan DAK Tahun 2021 menggunakan metode tender.
“Lelang tender dilakukan di kabupaten, dengan pengerjaan proyek selama 120 hari kerja,” katanya.
Pujiono menegaskan, pihaknya dari Dinas Pendidikan terus memantau pengerjaan semua proyek tersebut dengan menggunakan konsultan pengawas.
“Pencairan dananya bertahap. Mulai dari Tahap I sampai Tahap III. Untuk Tahap I 25%, Tahap II 45%, dan Tahap III 30%,” jelasnya.[]



