Editor : Almin Hatta
TAMIYANGLAYANG – Rencananya, mulai Kamis (21/10/2021), Madrasah Tsyanawiyah Negeri 1 (MTsN 1) Barito Timur (Bartim) yang berlokasi di Kelurahan Tamiang Layang, akan mulai menerapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).
“Alhamdulillah. Rencana ini sesuai dengan Surat Edaran Bupati Bartim. Jadi kita persiapkan segala persyaratannya, sesuai dengan Surat Edaran Bupati Bartim tersebut,” kata H Risnadi SPd I, dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag ) Kabupaten Barito Timur, Selasa (19/10/2021).
Menurut Risnadi, pihak sekolah juga sudah memenuhi syarat-syarat Protokol Kesehatan (Prokes).
“Pihak sekolah juga sudah menyiapkan ruang belajar dengan kapasitas paling banyak 15 siswa dalam satu kelas,” ujarnya.
Kemudian, papar Risnasi, dari Kemenag memerintahkan pihak sekolah untuk minta izin kepada Kepala BPBD Damkar Kabupaten Bartim, yakni terkait dengan syarat PTM.
“Untuk hari ini (19 Oktober 2021, red) pihak MTsN1 Barito Timur kita minta untuk membersihkan ruangan belajarnya. Nanti yang ikut PTM adalah murid MTsN1 kelas 7, kelas 8, dan kelas 9,” ucapnya.
Sementara itu, dari pihak MTsN1 Bartim sendiri menjelaskan, pada PTM nanti, murid satu kelas dibagi dua shift.
“Contohnya, kelas 7A yang siswanya 30 orang, kita bagi dua shift. Satu shift 15 orang, dan shift berikutnya juga 15 orang. Satu shift selesai, siswanya langsung pulang, agar tidak terjadi kerumunan siswa,” katanya.
Disebutkan, waktu pembelajaran ditetapkan masing-masing 1 jam tiap shift.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada BPBD Damkar Bartim yang telah memberikan kesempatan untuk PTM. Sebab, sudah selama satu setengah tahun kami tidak belajar tatap muka langsung di ruang kelas,” ucapnya.[]



