Kemenag Bartim Peringati Hari Santri Secara Terbatas

Kemenag Bartim Peringati Hari Santri Secara Terbatas

Diposting pada

Editor : Almin Hatta

TAMIYANGLAYANG – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Barito Timur (Bartim), Kamis 21 Oktober 2021 kemarin menggelar Upacara Peringatan Hari Santri yang dilaksanakan secara terbatas.  

Upacara Peringatan Hari Santri ini dilaksanakan di halaman Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Tamiyang Layang, dengan menerapkan Protokol Kesehatan ketat, dengan peserta yang sangat terbatas, dan disiarkan secara daring.

Menurut Kepala Kantor Kemenag Bartim, H Abdul Majid Rahimi, upacara Peringatan Hari Santri kali ini hanya diikuti oleh perwakilan masing-masing sekolah saja. 

Disebutkan, peserta yang hadir secara langsung adalah siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Tamiang Layang sebanyak 5 orang, siswa MAN 1 Tamiyang Layang 5 orang, sisswa MTsN 1 Tamiyang Layang 5 orang, dan Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Al- Fitrah sebanyak 5 orang siswa. 

“Jadi, jumlah peserta yang mengikuti secara langsung upacara Peringatan Hari Santri ini hanya sekitar 50 orang. Sedangkan peserta lainnya mengikuti kegiatan ini secara daring,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, H Abdul Majid Rahimi menjelaskan tentang Hari Santri ini, yang menurutnya bisa menjadi pelajaran dan pedoman bagi generasi muda sekarang.

“Diantaranya, bahwa santri dan ustaz punya andil besar dalam perjuangan merebut kemerdekaan Republik Indonesia,” ujarnya.

Abdul Majid menuturkan, para santri dan ustadz terlibat secara langsung dalam perjuangan bangsa ini merebut kemerdekaan RI, berbaur dengan segenap pejuang lainnya.

“Kemudian, setelah kita merdeka, para santri dan ustadz juga terlibat langsung dalam mengisi pembangunan,” ucapnya.

“Peran santri dan ustadz juga sangat besar dalam hal pencerahan kepada masyarakat, khususnya terkait masalah agama, dengan tujuan berbuat baik dalam bermasyarakat,” imbuhnya.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *