Editor : Almin Hatta
BANJARMASIN – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Hermansyah, resmi melepas 3 orang perwakilan Kalsel dalam pertukaran pemuda antar negara (PPAN), Senin (26/10) lalu.
Ketiga pemuda yang menjadi perwakilan Kalsel dalam ajang pertukaran pemuda ini adalah Kesuma Yanti Anugerah dalam ajang pertukaran pemuda Australia (AIYEP), Akhmad Salafuddin dalam ajang pertukaran pemuda Singapura (SIYLEP), dan Winda Yuniar dalam konferensi Pemuda Jepang-Indonesia (SSEAYP).
Dalam pelepasan delegasi ini, Hermansyah berpesan agar para delegasi dapat membawa harum nama Kalimantan Selatan di kancah Internasional.
“Saya berpesan kepada tiga orang delegasi ini, yakni Yanti, Aksa, dan Winda, agar dapat membawa nama baik Kalsel di kancah Internasional,” ujarnya.
“Harus banyak belajar dan berbagi pengalaman, terutama dengan pemuda di provinsi lain,” imbuhnya.
Hermansyah juga berharap, kedepannya tiga pemuda kebanggaan Kalsel ini dapat memperkenalkan budaya dan mengharumkan nama Kalsel.
“Harapan kita, ketiga orang ini bisa memperkenalkan budaya yang ada di Kalimantan Selatan kepada teman-teman dari provinsi lain, atau bahkan kalau bisa sampai ke kancah Internasional,” harapnya.
Disisi lain, salah satu perwakilan Kalsel dalam perhelatan PPAN tahun 2021 ini, yakni Anugerah Kesuma Yanti, mengatakan selama menjalani program pra PPAN dirinya banyak belajar serta mengenal lebih dalam budaya Indonesia dari Sabang sampai Merauke.
“Sejauh ini kalau dari pribadi banyak belajar hal baru, terutama dalam mengenal lebih dalam budaya Indonesia dari Sabang sampai Merauke,” ucap Perempuan muda yang aktif dalam kegiatan Community Development ini, (30/10).
“Kita semua sama-sama belajar tarian daerah dari berbagai provinsi, menyanyikan dan mengaransemen lagu daerah, serta tentunya ada sesi sharing tentang daerah masing-masing dengan delegasi lain, yang membuat makin cinta dengan keanekaragaman yang dimiliki Indonesia,” tambahnya.
Banyaknya pembelajaran maupun pengalaman ini, menurut Yanti, membuat dirinya berkeinginan memperkenalkan Kalimantan Selatan ke skala Internasional.
“Aku juga ingin memperkenalkan Indonesia di mata dunia dalam program ini,” ungkapnya.
Ditanya mengenai keberangkatan, Yanti mengatakan jadwal kebengkatan mereka bertiga berbeda.
“Kalau aku perginya 31 Oktober besok, Winda 19 November, dan Akhsa yang paling terakhir, dia berangkat tanggal 22 November nanti,” tutupnya.[]



