Vaksinasi di Kantor Camat Dusteng dan Gedung Batara Linggar Ditarget 2.000 Dosis

Vaksinasi di Kantor Camat Dusteng dan Gedung Batara Linggar Ditarget 2.000 Dosis

Diposting pada

Editor : Almin Hatta

TAMIYANGLAYANG – Pemerintah Kabupaten Barito Timur (Bartim), Kalimantan Tengah, benar-benar serius mengejar percepatan vaksinasi Covid-19.

Buktinya, pada pelaksanaan vaksinasi yang digelar di Kantor Camat Dusun Tengah (Dusteng) dan Gedung Olahraga Batara Linggar, Sabtu (6/11/2021), mematok sasaran sebanyak 2.000 orang/dosis.  

Dalam kesempatan tersebut, Camat Dusteng, Prismayandi SSTP, mengatakan, hingga hari ini Dusun Tengah sudah melaksanakan vaksinasi massal  yang ketiga.

“Pada vaksinasi massal yang pertama kita laksanakan dengan sasaran 1.000 orang. Ternyata realisasinya sebanyak 1.009 orang. Jadi melebihi target,” katanya, di sela kegiatan vaksinasi tersebut.

Vaksinasi yang kedua, papar Camat Prismayandi, pihaknya kembali menetapkaan sasaran sebanyak 1.000 dosis. Namun hanya tercapai 790 dosis.

“Untuk vaksinasi massal ketiga yang kita laksanakan hari ini, dengan sasaran sebanyak 2.000 dosis. Kita melibatkan Kepala Desa dan Lurah untuk mengajak masyarakat agar datang ke lokasi vaksinasi. Walaupun untuk hari ini mungkin tidak tercapai 2.000 orang yang divaksin, paling tidak harapan kita 1.000 orang bisa terlayani,” ujarnya.

Kegiatan vaksinasi hari ini dimulai sejak pagi. Sekitar jam 10.00 WIB diperkirakan sudah mencapai 790 orang yang telah divaksinasi. 

“Mudah-mudahan 2.000 dosis vaksin yang kita sediakan bisa habis. Kita terus melayani warga yang datang. Bahkan hingga malam tetap kita layani kalau memang masih ada warga yang datang untuk bervaksin,” ucapnya.

Prismayandi menegaskan bahwa dirinya sendiri sebagai Camat DusunTengah sudah divaksin, dan tidak ada dampak apa pun. Tidak ada efek sampingnya. Begitu juga warga lainnya yang sudah divaksin. Karena itu ia berharap masyarakat tidak takut divaksinasi. 

“Fatwa MUI juga menegaskan bahwa vaksin ini halal, aman, dan suci. Jadi untuk masyarakat jangan khawatir dan ragu-ragu untuk ikut vaksinasi. Datang saja ke Puskesmas Ampah untuk divaksin,” ujarnya. 

Camat Prismayandi mengingatkan, untuk tahun 2022 nanti segala urusan, baik pembuatan e-KTP dan lainnya, disyaratkan melampirkan bukti sertifikat vaksinasi. 

“Bahkan ada kemungkinan vaksinasi untuk tahun 2022 nanti akan dikenakan biaya,” tuntasnya.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *