Sebanyak 27 ODGJ RSJ Sambang Lihum Sudah Vaksinasi

Sebanyak 27 ODGJ RSJ Sambang Lihum Sudah Vaksinasi

Diposting pada

GAMBUT – Sebanyak 27 ODGJ (orang dengan gangguan kejiwaan) di Rumah Sakit Jiwa RSJ Sambang Lihum, Gambut, Kabupaten Banjar, telah menjalani vaksinasi.

ODGJ yang sebanyak 27 orang ini telah menjalani dua rangkaian vaksinasi sekaligus. Vaksinasi dosis pertama dari pihak RSJ Sambang Lihum, sedangkan dosis kedua dilakukan oleh pihak keluarganya masing-masing.

Demikian diutarakan Kepala Bidang Pelayanan Medik RSJ Sambang Lihum, dr Yusida Sari MM. 

“Saat ini ada 27 ODGJ yang sudah kita vaksinasi, dan pelaksanaan pada bulan Juni lalu,”ucapnya, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (9/12) pagi.

Sebenarnya, papar dr Yusida, ada 80 ODGJ di RSJ Sambang Lihum yang telah memenuhi syarat untuk vaksinasi. Namun hanya 27 orang yang bisa divaksin karena mempunyai NIK (Nomor Induk Kependudukan).

“Ada 80 ODGJ yang secara klinis memenuhi syarat untuk ikut divaksinasi. Namun hanya 27 orang yang bisa dilakukan vaksinasi. Kendalanya adalah, dari 80 orang itu hanya 27 yang memiliki NIK sebagai salah satu syarat bisa dilakukan vaksinasi,” ujarnya.

Selain itu, lanjut dr Yusida, vaksinator juga merupakan salah satu kendala yang mereka alami. “Vaksinator bukan dari orang kami, sehingga kami tidak bisa melakukan vaksinasi setiap saat,” jelasnya.

Menurut dr Yusida, seandainya vaksinator ini dari pihak RSJ Sambang Lihum, tentunya bisa dilakukan vaksinasi mandiri setiap saat.

Sebagai informasi, ODGJ merupakan golongan rentan yang terinfeksi pandemi Covid- 9. Untuk menghindari terjadinya infeksi satu dengan yang lain, maka ODGJ juga berhak menerima vaksin.

Selain itu, ODGJ yang telah menjalani vaksin juga merupakan ODGJ yang sudah tenang dan dapat diedukasi oleh vaksinator, sehingga tidak ada insiden ODGJ mengamuk dalam proses vaksinasi.

Yusida berharap, dengan adanya vaksinasi terhadap ODGJ ini menegaskan bahwa semua orang Indonesia mempunya hak yang sama untuk mendapatkan vaksinasi.

“Untuk bersama-sama mewujudkan herd imunity, yang  salah satunya diharapkan dapat mengurangi dampak penularan Covid-19,” katanya.[]

 

Editor : Almin Hatta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *