TAMIYANGLAYANG – Pemerintah Desa Rodok sepakat dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Timur (Bartim), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), untuk mengaktifkan kembali Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Mikro.
“Karena pada saat ini kondisinya cukup mengkhawatirkan, dengan adanya paparan Covid-19 gelombang ketiga,” kata Kepala Desa Rodok, Jaro Lelond Tuah AMd, Kamis (17/2/2022).
Menurut Jaro Lelond, seyogyanya kita sebagai masyarakat memang harus selalu siap mengantipasi paparan Covid-19 ini. Salah satunya dengan keberadaan Posko PPKM.
“Oleh sebab itu, Desa Rodok kini sedang menyiapkan hal-hal yang berkaitan dengan pengaktifan kembali PPKM. Kita juga berupaya mengajukan untuk pencairan anggaran, khususnya untuk kegiatan PPKM,” ujarnya.
Untuk kegiatan PPKM di tahun ini, papar Jaro Lelond, akan lebih fokus kepada mensosialisasikan pentingnya Prokes. Pentingnya hidup sehat. Serta memperkuat upaya pencapaian Vaksinasi.
Menurut Jaro Lelond, sampai saat ini untuk vaksinasi tahap dua di wilayah Desa Rodok sudah mencapai sekitar 85 hingga 90%.
“Sedangkan untuk vaksinasi ketiga (booster), memang sudah mulai dilaksanakan di Desa Rodok, tapi belum banyak yang mengikutinya, baru sekitar 10%,” ucapnya.
Jaro Lelond menegaskan, pihaknya akan terus mengoptimalkan pelaksanaan vaksinasi ini.
“Memang ada juga warga kita yang tidak bisa divaksin, karena yang bersangkutan ada hal-hal khusus sehingga tidak bisa divaksin. Tapi kepada yang memang bisa, namun belum divaksin, kita akan terus memberi kesempatan bagi mereka untuk divaksinasi,” ucapnya.[]
Editor : Almin Hatta



