BATULICIN – Berbagai produk Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dipamerkan pada Musyawarah Nasional (Munas) Ke-2 Forum Nasional Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak – Panti Sosial Asuhan Anak (LKSA-PSAA) yang digelar pada 7-9 Oktober 2022 di Best Western (BW) Kindai Hotel, Banjarmasin.
Pada Munas Ke-2 LKSA-PSSA ini, Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), melalui DKUMP2, mengajak pelaku usaha yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Mikro dan Kecil Indonesia (HIPMIKINDO) dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Tanbu mempromosikan produk UKM seperti kuliner dan craft (kerajinan tangan).
Menurut Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Perdagangan dan Perindustrian (DKUMP2) Tanbu, Deny Hariyanto, Munas LKSA-PSAA menjadi momentum yang tepat sebagai ajang promosi produk UKM, mengingat acara yang digelar di Banjarmasin ini dihadiri oleh 600 lebih peserta Munas dari berbagai daerah di Indonesia.
“Expo ini bertujuan agar produk UKM Tanbu dikenal secara nasional,” ucapnya, Jum’at (07/10/2022) di Banjarmasin.
H Deny menyampaikan, ada 8 stand yang disediakan. Dari jumlah tersebut terdapat kelompok-kelompok UKM yang mempromosikan produk usahanya seperti kuliner, kain tenun, dan kerajinan tangan lainnya.
Saat ini, sambung H Deny, di Tanbu terdapat sebanyak 6.000 UMKM yang tersebar di 12 Kecamatan, dengan berbagai macam produk olahan. Diantaranya yang terkenal yaitu kain tenun Pagatan, yang mana kain tersebut tidak hanya dikenal secara nasional, bahkan juga internasional, karena kain tenun tersebut pernah ditampilkan di New York Fashion Week 2018 di New York Amerika Serikat.
Terkait produk UKM ini, H Deny berharap para pelaku usaha terus berinovasi. Agar produk-produk tersebut dapat bersaing di tingkat nasional.(win)
Editor : Almin Hatta



