TAMIYANGLAYANG – Wakil Bupati Barito Timur (Bartim), Habib Said Abdul Saleh, membuka acara Diskusi Panel dan Manajemen Audit Kasus Stunting yang digelar di Aula Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bartim, Rabu (19/10/2022).
Hadir dalam diskusi tersebut perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Tengah, Adhitya Mardhika, selaku Penata Kependudukan dan Keluarga Berencana Ahli Muda.
Juga hadir M Efendi selaku Koordinator Program Manager Percepatan Penurunan Stunting Kalteng, Kepala OPD terkait, Camat, Ahli Gizi Puskesmas, Tim Pendamping Keluarga, dan undangan lainnya.
Wakil Bupati Habib Said Abdul Saleh yang juga Ketua Pelaksana Tim Percepatan Penurunan Stunting Bartim menjelaskan, Audit Kasus Stunting sebagai salah satu kegiatan prioritas nasional dalam Peraturan Presiden Nomor 72 dan Peraturan BKKBN Nomor 12 Tahun 2021 Tentang RAN PASTI tentu bukanlah tanpa alasan, mengingat kegiatan kedudukan Audit Kasus Stunting sangat strategis dan besar manfaatnya. Terutama untuk mengidentifikasi risiko dan penyebab terjadinya kasus stunting pada kelompok sasaran, yaitu calon pengantin, ibu hamil, ibu nifas, dan baduta/balita.
Dikatakan Habib Said Abdul Saleh, Tim Teknis Audit Kasus Stunting juga telah melaksnakan pertemuan pada 23 Agustus 2022 lalu. Tujuannya untuk menyamakan persepsi tentang pelaksanakan kegiatan Audit Kasus Stunting, menyampaikan tugas Tim Teknis dan OPD lain dalam Audit Kasus Stunting, mengidentifikasi kasus stunting yang layak diaudit, dan menentukan kecamatan yang akan dipilih untuk Audit Kasus Stunting.
“Hari ini, dalam diskusi Panel Audit Kasus Stunting dan Manajemen Kasus Stunting, akan dipaparkan hasil pengisian dari Lembar Kerja yang dilaksanakan oleh masing-masing Puskesmas, dengan tujuan untuk mengidentifikasi risiko dan penyebab terjadinya kasus stunting. Untuk kemudian diberikan rekomendasi perbaikan penanganan kasus oleh Tim Pakar Audit Kasus Stunting, sebagai upaya pencegahan. Agar kasus serupa tidak terjadi lagi dan Prevalensi kasus Stunting yang ada di Kabupaten Bartim terus menurun. Sehingga tercapai target pada tahun 2023,” katanyha.
Wakil Bupati juga menyampaikan ucapan terima kasih secara khusus kepada Kepala Puskesmas yang menyampaikan paparan hasil pengisian Lembar Kerja.
“Semoga nanti, setelah ada Rekomendasi dari Tim Pakar, akan ditindaklanjuti bersama-sama dengan Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Barito Timur,” tuntasnya.[]
Editor : Almin Hatta



