TAMIYANGLAYANG – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distan) Kabupaten Barito Timur (Bartim), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), pada tahun 2023 ini akan melanjutkan program tahun 2022.
“Pelaksanaan program kegiatan Distan untuk tahun 2023 ini, pertama melanjutkan program pertanian khususnya perkebunan masyarakat berupa penanaman sawit, yang diawali pembukaan lahan yang sudah kita kucurkan dananya di tahun 2022. Semua itu kita lanjutkan di tahun 2023 ini dengan pengadaan bibit dan pupuk,” kata Kepala Distan Bartim, Lurikto, di ruang kerjanya, Jum’at (13/1/2023).
Untuk kegiatan lainnya, papar Lurikto, pihaknya akan melakukan pengembangan penanaman padi, hortikultura, dan kegiatan-kegiatan lain untuk peningkatan produksi pertanian di Bartim.
“Misalnya melakukan pembinaan kelompok tani. Menambah luasan lahan penanaman jagung, kedelai, dan sawit, yang kita anggarkan pelaksanaan kegiatannya untuk tahun 2023,” ujarnya.
Menurut Lurikto, untuk luas lahan padi tidak ada penambahan. Namun, lahan sekitar 6.000 hektare yang dikelola kelompok tani sedapat mungkin didukung untuk meningkatkan produknya. Untuk lahan jagung pakan ada penambahan melalui para petani sendiri.
“Untuk jagung pakan, terus kita bantu pengembangan penanamannya, sebagai upaya penikatan hasil pertanian,” ucapnya.
Terkait kegagalan pertanian, misalnya terdampak bencana alam atau serangan hama, Lurikto memastikan Pemkab Bartim tetap memberikan bantuan.
“Pada Januari ini petani kita akan panen jagung pakan, terutama di wilayah Kecamatan Raren Batuah,” katanya.
Lurikto mengungkapkan, kendala pertanian di Bartim selama ini berkaitan dengan pupuk yang harus ada kartu tani, dan merupakan kerjasama dengan pihak Bank BRI.
“Apabila dalam kelompok tani tidak ada kartu tani, maka susah mendapatkan pupuk. Tapi kita usahakan agar petani kita mudah mendapatkan pupuk. Bagi yang belum punya kartu tani, kita lakukan koordinasi dengan pihak bank,” pungkasnya.[]
Editor : Almin Hatta



