Warga dan Kades Pertanyakan Kenapa Tugu Batas Kota Tamiyanglayang Tak Terawat

Diposting pada

TAMIYANGLAYANG – Warga RT 03 serta Kepala Desa Matabu, Rusman Hakim, mempertanyakan kenapa Tugu Batas Kota Kabupaten Barito Timur (Bartim), Provinsi Kalimantan Tengah ( Kalteng), tidak terawat.

Pertanyaan warga muncul dalam sebuah acara keluarga yang digelar persis berhadapan dengan Tugu Batas Kota Tamianglayang, Minggu (29/1/2023).

“Kenapa bangunan tugu itu tidak dirawat, setidaknya dibersihkanlah oleh pemerintah daerah. Padahal, pada tugu tersebut ada tulisan bermanfaat bagi yang membacanya ketika melintas,” kata warga.

Tulisan dimaksud adalah “Selamat Jalan dan Selamat Datang” yang dinilai merupakan suatu do’a bagi pengendara atau pejalan kaki.

Apa yang menjadi pertanyaan warga tersebut, juga menjadi pertanyaan bagi Kepala Desa  Matabu, Rusman Hakim, dan anggota BPD Matabu yang biasa dipanggil Abik.

Menurut Rusman Hakim, mestinya rumput dan semak di sekitar Tugu Batas Kota itu rutin dibersihkan.

Sementara menurut warta sekitar, sudah sekitar 3 tahun terakhir tuga tersebut tidak terawat. Bahkan lampu penerang yang ada di tugu sudah tidak menyala. 

Sepengatahuan Rusman Hakim, biaya pembangunan tugu tersebut mencapai ratusan juta rupiah.

“Sayang kan kalau tugu batas kota ini justru tidak dirawat,” ujarnya.[]

Editor : Almin Hatta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *