BATULICIN – Rombongan pejabat pusat yang mendarat di Bandara Bersujud Batulicin pada Rabu (15/3/2023) siang, langsung dibawa Bupati Tanah Bumbu (Tanbu) HM Zairullah ke Istana Anak Yatim (IAY) Darul Azhar Bersujud di Kecamatan Simpang Empat, Batulicin.
Rombongan tersebut terdiri dari Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar, Dr H Jazilul Fawaid yang merupakan Wakil Ketua MPR RI, Abdul Halim Iskandar (Kemendes PDTT), Dirjen PPKTrans beserta seluruh pejabat pimpinan tinggi pratama Kemendesa PDTT, M Hasanuddin Wahid dan Heru Widodo (anggota DPR RI), Dirjen PPKTrans Ir Danton Ginting Munthe, Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Zainuddin, serta Ketua Dewan Suro KH Sya’rani Nasri.
Kunjungan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dan rombongan di IAY itu disambut hangat oleh para Alim Ulama, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat, termasuk anggota DPRD Kabupaten Tanbu H Hassanudin SAg.
Dalam momen penting ini, Bupati Zairullah sekaligus Pembina Yayasan IAY Darul Azhar Bersujud serta dikenal sebagai Presiden Anak Yatim Indonesia, menyampaikan ungkapan terima kasih kepada jajaran tamu yang berkenan hadir di IAY.
Bupati Zairullah menjelaskan, penjaminan mutu dan kualitas pendidikan telah puluhan tahun terbangun di IAY, melalui jenjang pendidikan TK hingga S2, dan telah meluluskan ratusan mahasiswa yang tersebar di wilayah Indonesia maupun kancah internasional seperti Arab Saudi.
Bupati Zairullah juga melaporkan bahwa bangunan megah IAY Darul Azhar Bersujud telah lama dihibahkan menjadi milik anak yatim.
“Inilah yang menemani perjuangan kami dalam membangun kabupaten, bangsa dan Negara. Yang kami selalu inginkan adalah peningakatan Sumber Daya Manusia melalu pendidikan dari anak-anak kita,” katanya.
Menurut Bupati Zairullah, kedatangan Cak Imin atau Gus Imin membawa kebahagian, yang mana sepak terjang dan prestasinya sudah akrab di masyarakat Tanbu sebagai Wakil Ketua DPR RI.
Sementara itu, Gus Imin mengatakan yang tampak kagum melihat IAY menyatakan, saat ini dirinya tengah berjuang untuk bangsa Indonesia agar terwujud masa depan Indonesia yang lebih adil, makmur, dan sejahtera.
Terkhusus kepada Umat Islam di Indonesia, Gus Muhaimin berharap para santri di Indonesia termasuk yang berada di IAY, agar kelak menjadi pribadi yang unggul, tangguh, serta kompeten. Sehingga siap bersaing di tengah tantangan global.
“Perhatian negara kepada pendidikan, kepada pesantren, kepada anak yatim, kepada rakyat yang masih menderita, itulah target dan tujuan saya. Agar Indonesia benar-benar jadi negara yang mewujudkan rasa adil, tenteram, rasa makmur dan sejahtera untuk semuanya. Terutama bagi mereka yang belum beruntung,” ujarnya.
Untuk itu, dalam momen tersebut, Gus Imin berpesan kepada santri IAY, untuk tetap semangat dan memiliki niat serta tekad yang kuat menjadi orang yang berguna bagi masyarakat dan bangsa.[]
Editor : Almin Hatta



