Pemkab Bartim Siapkan Lembaga Rehabilitasi Napza

Diposting pada

TAMIYANGLAYANG – Pemerintah Kabupaten Barito Timur (Bartim), melalui RSUD Tamianglayang, menandatangani kerjasama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Tengah (Kalteng), terkait pembentukan Lembaga Rehabilitasi Narkotika Psikotropika dan Zat Adiktif (Napza), di Ruang Rapat Kantor Bupati Bartim, Rabu (17/5/2023) .

Kegiatan yang dipimpin Wakil Bupati Bartim, Habib Said Abdul Saleh, tersebut dihadiri Kepala BNNP Kalteng Brigjen Pol Sumirat Dwiyanto, Direktur RSUD Tamianglayang Vinny Safari, Forkompimda, Kepala OPD, dan undangan lainnya.

Bupati Bartim Ampera AY Mebas dalam sambutan tertulis yang dibacakan Habib Said Abdul Saleh menyampaikan apresiasi dan menyambut baik penandatanganan perjanjian kerjasama antara RSUD Tamianglayang dengan BNNP Kalteng tentang Lembaga Rehabilitasi Napza ini.

Disebutkan, Pemkab Bartim dalam upaya penanganan penyalahgunaan narkotika adalah memberikan suport melalui Lembaga Rehabilitasi Napza mitra BNN yang bertempat di RSUD Tamiang Layang.

“Diharapkan, Lembaga Rehabilitasi Napza ini dapat memberikan layanan rehabilitasi yang sesuai dengan kebutuhan bagi para korban penyalahgunaan Narkoba,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan, para korban penyalahgunaan Narkoba diharapkan dapat kembali pulih dan produktif di masyarakat. 

“Dalam menangani permasalahan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN), diperlukan sinergi yang harmonis dari semua pihak. Terutama dari penyelenggara layanan rehabilitasi yaitu RSUD Tamianglayang, masyakarat, dan BNN,” ujarnya.

Sebagai langkah awal, papar Wagub, penandatanganan Perjanjian Kerjasama hari ini diharapkan dapat membangun harmonisasi dan hubungan baik provinsi dengan daerah dalam mendukung program ini.

Adapun kegiatan kerjasama Lembaga Rehabilitasi Napza Mitra BNN, dalam hal ini RSUD Tamianglayang dan BNNP Kalteng Tahun 2023, dapat berjalan dengan baik dan lancar. 

“Saya menyambut baik kegiatan hari ini yang diprakarsai oleh BNNP Kalteng. Semoga segala niat baik dan upaya yang kita lakukan dalam mewujudkan pelayanan bagi para korban penyalahgunaan Narkoba di Kabupaten Barito Timur senantiasa mendapat ridho dari Tuhan Yang Maha Esa. Besar harapan kita agar generasi muda Kabupaten Bartim sehat dan bebas dari Narkoba,” tutup Wabup mengakhiri sambutan.

Sementara, Kepala BNNP Kalteng, Brigjen Pol Drs Sumirat Dwiyanto MSi, kepada awak media menjelaskan, pihaknya telah melaksanakan MoU dalam rangka pelaksanaan pencegahan pemberantasan dan penyalahgunaan Narkotika.

“Khususnya peningkatan kapasitas kemampuan SDM yang ada untuk bisa melaksanakan rehabilitasi di wilayah Barito Timur ini. Terutama rehabilitasi rawat jalan dan juga rehabilitasi rawat inap,” ucapnya.

Sumirat menyebtukan, pihaknya bersama-sama mengunjugi tempat-tempat rehabilitasi yang sudah disiapkan oleh RSUD Tamianglayang.

“Ada beberapa tempat tidur yang sudah siapkan. Kemudian di Balai Rehabilitasi Adhiyaksa juga akan disiapkan, paling tidak minimal diawali dengan 10 tim meskipun kapasitas secara total ada 35, dan ini satu hal yang luar biasa,” kata Sumirat.

Di tempat yang sama, Direktur RSUD Tamianglayang, Dr Vinny Safari, mengatakan, ada 3 orang dokter yang telah mendapatkan pelatihan dari BNN.

“Sebanyak 3 dokter umum dan satu orang psikolog, yang nantinya kita berdayakan untuk melaksanakan pelayanan di Poli Konseling,” ucapnya.

Vinny menegaskan, pihak RSUD Tamiyanglayang akan terus berupaya memberikan pelayanan  terbaik kepada pasien.[]

 

Gazali Rahman 18 /5/ 2023. (Ad Fli)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *