TAMIYANGLAYANG – Kantor Kementerian Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menggelar rapat dengan beberapa instansi, berkaitan Program Reforma Agraria.
Rapat yang dilaksanakan di Ruang Pertemuan Kantor BPN Bartim pada Jum’at (9/6/2023) itu melibatkan sejumlah instansi terkait. Salah satunya Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM Kabupaten Bartim.
“Tujuan Program Reforma Agraria ini antara lain memberdayakan UMKM. Program ini berkaitan dengan pelaku usaha serta tanah yang sudah punya sertifikat sebagai pendukung kegiatan usaha. Saya selaku kepala dinas menyambut baik serta mendukung program tersebut,” kata Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM Bartim, Berson, usai mehadiri rapat tersebut.
Di tempat terpisah, Kepala Kantor ATR/BPN Bartim, Handra Aledo Royke Piah, melalui Kepala Seksi Penataan dan Pemberdayaan BPN Bartim, Esti Purwandari, menyebutkan, selain Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM, rapat ini juga dihadiri pihak DPMDSos, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, serta Dinas Perternakan dan Perikanan.
“Memang program ini kolaboratif antara BPN dan beberapa instansi. Untuk pembiayaan program ini memang ada pada kami. Tapi kami tidak bisa melaksanakan sendiri, dan harus melibatkan instansi terkait. Maka dilakukan koordinasi dengan dinas-dinas,” ujarnya.
Esti Purwandari menjelaskan, Program Reforma Agraria ini melibatkan para pelaku usaha dan berkaitan dengan dinas-dinas. Misal pelaku usaha UMKM, maka melibatkan Dinas UMKM. Untuk usaha pertanian, melibatkan Dinas Pertanian. Usaha perikanan melibatkat instansi perikanan.
“Sedangkan untuk Dinas Pemberdayaan, kami melanjutkan program yang sudah terdahulu terlaksana, dalam hal pemetaan potensi sosial dengan melibatkan DPMDSos,” tutur Esti.[]
Gazali Rahman 9/6/ 2023.



