TAMIYANGLAYANG – Fazrin selaku Ketua RT 08 Desa Matabu, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur (Bartim), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), menanggapi positif keluhan warganya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Isra, salah seorang warga Desa Matabu, mengeluhkan banyaknya pasangan pria-wanita tak dikenal yang keluar masuk Jalan Baruh Rintis, khususnya di lingkungan perumahan Desa Matabu.
Menurut Isra, kenyataan tersebut membuat warga resah. “Sepertinya kawasan tersebut menjadi lokasi pertemuan pria-wanita dengan status tidak jelas, apakah sudah nikah atau belum,”katanya.
Menanggapi hal tersebut, Fazrin menyatakan pihaknya akan mengadakan rapat dengan warga.
“Nanti kita gelar rapat bersama warga, untuk menanggapi berita tersebut,” ujarnya, Selasa (19/9/2023).
Fazrin menyebutkan, dalam rapat nanti akan dibahas mengenai perlunya dibuatkan pos penjagaan.
“Seperti pemberitaan tersebut, kita khawatir akan terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan, seperti pencurian, kumpul kebu, dan perbuatan tidak baik lainnya,” ucapnya.
Untuk itu, Fazrin menyatakan pihaknya akan mengumpulkan semua warga RT 08 di rumahnya.
“Sebagai tindak lanjut rencana. Yakni membahas tugas masing-masing berjaga malam, untuk menciptakan suasana bermartabat, ramah, santun, serta saling menghargai di lingkungan masing-asing,” ucapnya.
Fazrin mengharapkan warga dapat hadir dalam pertemuan nanti, dengan tujuan menjaga keamanan dan tertib lingkungan.
“Masalah kesiapan jaga ini yang penting kita koordinasikan dengan semua warga,” pungkasnya.[]
Gazali Rahman 19/9/ 2023.



