TAMIYANGLAYANG – Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Barito Timur (Bartim) merencanakan melelang kembali sejumlah aset milik Pemerintah Kabupaten Bartim.
“Kami akan kembali melelang sejumlah barang milik Pemkab Bartim. Termasuk kendaraan roda dua dan roda empat,” kata Kepala BPKAD Bartim, Misnohartaku, saat diwawancarai awak media di ruang kerjanya, Jum’at (13/10/2023).
Untuk memuluskan rencana tersebut, Misnohartaku meminta masing-masing Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemkab Bartim agar menertibkan dan menarik secara persuasif barang-barang yang dipegang oleh orang yang tidak berhak.
“Saya imbau kepada kepala dinas agar menertibkan dan menarik barang barang atau aset Pemkab Bartim. Termasuk kendaraaan roda dua, roda tiga, dan roda empat, yang dipegang oleh orang yang tidak berhak. Sehingga ketika ingin melakukan lelang bisa dilaksanakan dengan cepat,” ujarnya.
Misnohartaku menjelaskan, sebelum melakukan lelang, pihaknya terlebih dahulu akan melakukan komunikasi dengan Pj Bupati Bartim terkait rencana tersebut.
“Tentunya kami akan terlebih dulu melakukan komunikasi dengan Pj Bupati Bartim,” tegasnya.
Dikatakannya, sebelumnya Pemkab Bartim melalui BPKAD Bartim telah melelang 6 unit mobil dengan total penerimaan negara atau masuk ke kas daerah sebesar Rp850.928.000 dari nilai limit Rp524.298.000.
“Pelaksanaan lelang sudah dilakukan di Kantor KPKNL Palangkaraya secara open bidding atau lelang terbuka. Jadi orang bebas menawar adu tinggi, selama servernya masih hidup. Keenam mobil yang dilelang sudah laku semuanya,” ucapnya.
Menuru Misnohartaku, harga atau limit semua mobil yang dilelang tersebut ditentukan oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Palangkaraya, Kalimantan Tengah.
“Yang memeriksa barang langsung dari pihak KPKNL, mereka yang menilai barang tersebut. Saat ini uang dari hasil pelelangan tersebut sudah masuk ke kas daerah, dan dokumen barang seperti BPKB serta lainya juga sudah kami serahkan kepada pemenang lelang. Jadi catatan aset sudah kita hapus, karena sudah berpindah tangan,” pungkasnya.[]
Gazali Rahman 13/10/ 2023.



