KPPN Tanjung. (Foto : Humas KPPN Tanjung)

KPPN Tanjung Terus Pacu Kinerja Pelaksanaan Anggaran 

Diposting pada

BANJARMASIN – Kepala KPPN Tanjung, Sigid Mulyadi, mengatakan, realisasi belanja APBN 2023 lingkup bayar KPPN Tanjung, Kabupaten Tabalong, Hulu sungai Utara, dan Balangan mengalami peningkatan, Selasa (13/2). 

Tercatat, KPPN Tanjung telah menyalurkan Rp7,30 triliun atau 99,55 persen pagu Belanja Negara. Itu terdiri atas Rp660,86 miliar atau 98,38 persen pagu Belanja Pemerintah Pusat dan Rp6,64 triliun atau 99,66 persen pagu alokasi Transfer ke Daerah (TKD). Dibanding tahun 2022, terjadi peningkatan kinerja Belanja Negara 3,36 poin persen. Realisasi Belanja Negara tahun 2023 juga merupakan realisasi tertinggi selama lima tahun terakhir. 

Peningkatan kinerja juga terjadi pada setiap jenis belanja tahun 2023 dibandingkan 2022. Pada Belanja Pemerintah Pusat meningkat 0,87 poin persen dan pada TKD meningkat 4,72 poin persen. Sigid menyebut, penyerapan belanja pemerintah pusat tertinggi pada belanja pegawai sebesar 99,29 persen pagu, disusul belanja modal 98,73 persen dan belanja barang 96,81 persen.

Dibandingkan tahun sebelumnya, belanja pegawai tahun 2023 meningkat sebesar 1,29 poin persen. Dengan pagu Rp399,16 miliar, tren realisasi belanja pegawai cukup stabil sepanjang tahun dengan adanya peningkatan realisasi pada periode tertentu karena adanya pembayaran tunjangan hari raya (THR) dan gaji ke-13. Ini menunjukkan pengelolaan anggaran untuk belanja pegawai sudah dilakukan dengan baik di mana tingkat penyerapannya meningkat dari 2022 dan tidak terjadi fluktuasi periodik yang tajam pada realisasinya.

Belanja barang tahun 2023 turut mengalami peningkatan realisasi sebesar 0,38 poin persen dari tahun sebelumnya. Namun, realisasi ini meningkat tajam pada akhir triwulan pertama dan kemudian stabil hingga akhir tahun. Ini menunjukkan bahwa anggaran belanja barang sebesar Rp239,50 miliar dikelola dengan cukup baik meskipun baru stabil direalisasikan sejak akhir triwulan pertama.

Belanja modal, yang memiliki pagu tahun 2023 paling sedikit (Rp32,65 miliar) dari dua belanja lainnya juga mengalami peningkatan realisasi. Dibandingkan tahun sebelumnya, realisasi belanja modal naik 1,12 poin persen. 

Namun demikian, realisasi baru mulai meningkat pada triwulan tiga dan meningkat tajam di akhir tahun. “Realisasi belanja modal yang meningkat tajam di akhir tahun ini mengindikasikan lemahnya pengelolaan belanja modal. Karena pelaksanaan belanja yang baik hendaknya dilakukan segera di awal tahun agar manfaatnya dapat segera dinikmati oleh pihak yang berhak,” jelas Sigid.

Tahun anggaran 2024, alokasi pagu Belanja Negara yang dikelola wilayah KPPN Tanjung sebesar Rp6,96 triliun dengan porsi Belanja Pemerintah Pusat (Kementerian Negara/Lembaga) sebesar Rp665,64 miliar (meningkat 0,72 persen dibanding 2022). 

Sigid memastikan perlunya percepatan penyerapan pada seluruh jenis belanja, ini dilakukan sesegera mungkin di awal tahun sehingga manfaatnya dapat segera membawa dampak positif pada perekonomian dan dirasakan masyarakat.

“Kami berkomitmen terus mengawal pelaksanaan APBN bersama Satuan Kerja sesuai best practice, secara tepat sasaran dan akuntabel. Di awal 2024 ini, kami juga siaga untuk mendukung kelancaran terselenggaranya Pemilu,” tutupnya.[]

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *