Rombongan Komisi III DRPD Kalsel meninjau pembangunan pembangunan Masjid Raya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari.(humas_dprd_kalsel)

Komisi III DPRD Kalsel Tinjau Pembangunan Masjid Raya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari dan Kebun Raya Banua

Diposting pada

BANJARBARU – Rabu siang (12/2), rombongan Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan kunjungan kerja spesifik untuk memonitor perkembangan pembangunan Masjid Raya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari. Masjid yang berlokasi di area perkantoran Gubernur Kalsel di Banjarbaru ini direncanakan akan rampung pada tahun 2025.

Dipimpin oleh Ketua Komisi III DPRD Kalsel, Apt. Mustaqimah, S.Farm., M.Si., atau yang akrab disapa Kimmi, rombongan ini didampingi oleh perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalsel. Mereka meninjau langsung progres pembangunan masjid yang menjadi salah satu proyek strategis di wilayah tersebut.

“Pengerjaannya terus berjalan, terutama untuk sarana penunjang. Sementara itu, ruang induk masjid sudah bisa digunakan untuk kegiatan ibadah. Semoga semua proses pembangunan bisa selesai tepat waktu,” ujar Kimmi.

Setelah meninjau masjid, rombongan Komisi III melanjutkan kunjungan ke Kebun Raya Banua yang juga terletak di area perkantoran Gubernur Kalsel. Di sana, mereka disambut langsung oleh pihak Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Kalsel.

Kimmi dan rombongan berkeliling melihat berbagai fasilitas dan titik-titik penting di Kebun Raya Banua. Usai peninjauan, Ibu Kimmi memberikan apresiasi atas pengelolaan kebun raya tersebut. Ia bahkan merekomendasikan kepada masyarakat untuk berkunjung ke Kebun Raya Banua, tidak hanya sebagai tempat rekreasi, tetapi juga sebagai wahana edukasi dan penelitian.

“Kebun Raya Banua ini memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi edukasi dan penelitian. Masyarakat bisa belajar banyak tentang keanekaragaman hayati di sini,” tambahnya.

Kunjungan kerja ini menunjukkan komitmen Komisi III DPRD Kalsel dalam memantau perkembangan proyek-proyek strategis di daerah, sekaligus mendorong pemanfaatan fasilitas publik untuk kepentingan edukasi dan kesejahteraan masyarakat.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *