Desa Balida Bina 10 Desa Menuju Program Kampung Iklim

Diposting pada

Dalam upaya memperkuat adaptasi dan mitigasi terhadap perubahan iklim, Pemerintah Desa Balida menggelar kegiatan pembinaan dan pengisian data dukung aplikasi Sistem Registri Nasional (SRN) bagi 10 desa yang akan mengikuti Program Kampung Iklim (Proklim), Kamis (6/3/2025).

Kegiatan ini dilaksanakan di Racah Mampulang, Desa Balida, Kecamatan Paringin.

Dinas Pertanahan dan Lingkungan Hidup (DPLH) Kabupaten Balangan turut mendampingi jalannya kegiatan, yang diikuti oleh perwakilan dari 10 desa di Kecamatan Paringin, yaitu Desa Balang, Mangkayahu, Paran, Lokbatung, Lamida Bawah, Layap, Kalahiang, Hujan Mas, Sungai Ketapi, dan Dahai.

Program Kampung Iklim merupakan inisiatif nasional yang dicanangkan pemerintah pusat berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 84 Tahun 2016. Program ini bertujuan untuk mendorong masyarakat desa dalam melakukan upaya pengendalian perubahan iklim berbasis partisipasi masyarakat dan kearifan lokal.

Kepala Desa Balida, Sahridin, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal bagi desa-desa lain untuk memulai upaya perbaikan kualitas lingkungan secara berkelanjutan.

“Alhamdulillah, Desa Balida telah mencapai kategori Pratama, Madya, dan Utama dalam Program Kampung Iklim. Untuk meraih predikat Lestari, maka Desa Balida harus membina 10 desa di Kecamatan Paringin,” ujarnya.

Sebagai desa yang telah memiliki pengalaman dan pencapaian dalam pelaksanaan Proklim, Desa Balida kini berperan sebagai mentor untuk membimbing desa-desa lainnya dalam proses pengisian data dukung di aplikasi SRN.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pelatihan teknis, tetapi juga sarana memperkuat sinergi antardesa dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan lingkungan hidup secara terpadu.

Dengan pelaksanaan yang terstruktur dan didukung partisipasi aktif berbagai pihak, program ini diharapkan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas lingkungan serta ketahanan desa dalam menghadapi perubahan iklim di Kabupaten Balangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *