Capaian eliminasi malaria di Kabupaten Balangan merupakan hasil dari kerja sama terpadu berbagai elemen, baik pemerintah, sektor swasta, maupun masyarakat.
“Pencapaian ini adalah hasil dari upaya terpadu dalam pengendalian malaria, mulai dari peningkatan komitmen pemerintah daerah, peran aktif masyarakat, hingga dukungan lintas sektor,” ujar H Abdul Hadi.
Ia menegaskan bahwa meskipun Balangan telah berhasil mencapai status eliminasi malaria, kewaspadaan tetap harus dijaga.
“Kita tidak boleh lengah. Meskipun beberapa daerah telah mencapai eliminasi, perlu pemeliharaan berkelanjutan agar tidak terjadi penularan kembali,” katanya.
Langkah-langkah penting dalam menjaga status ini, menurutnya, antara lain adalah pemetaan wilayah fokus malaria dan penyelidikan epidemiologi terhadap kasus-kasus malaria yang muncul.
Pemkab Balangan juga terus mendorong pelibatan masyarakat secara aktif dalam menjaga lingkungan dan mencegah perkembangan nyamuk penyebab malaria.
“Kami berharap semua pihak tetap solid. Ini bukan akhir, tapi justru awal dari tanggung jawab kita bersama untuk mempertahankan Balangan bebas malaria,” tutupnya.
Balangan sendiri mendapatkan penghargaan nasional Eliminasi Malaria 2025 pada acara Asia Pacific Leaders’ Summit on Malaria Elimination ke-9 di Bali, Selasa (17/6/2025).



