Wilayah terpencil di pelosok Kabupaten Balangan kembali mendapat sentuhan layanan kesehatan melalui program Puskesmas Berjalan di Tapal Batas (PUBERTAS), yang diinisiasi oleh UPTD Puskesmas Uren. Selama dua hari, Rabu dan Kamis (25–26 Juni 2025), tim kesehatan menyusuri jalur menantang menuju Dusun Tanjungan Jalamu dan Dusun Andamai—dua wilayah anak Desa Marajai, Kecamatan Halong.
Program yang telah lama dinanti masyarakat ini memberikan berbagai layanan kesehatan langsung di tempat. Mulai dari pengobatan massal, posyandu, imunisasi dasar anak, hingga pelayanan kesehatan ibu dan anak (KIA), keluarga berencana (KB), sunat massal, serta penyuluhan tentang kesehatan.
Dokter umum Puskesmas Uren, dr. Muhammad Haris Al Ghifari, menjelaskan bahwa PUBERTAS merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah untuk menjangkau masyarakat yang tinggal di daerah-daerah yang sulit mengakses fasilitas kesehatan.
“Program PUBERTAS ini sejalan dengan arahan dari Kementerian Kesehatan, yaitu menjangkau wilayah-wilayah terpencil yang tidak bisa datang ke puskesmas. Maka dari itu, kami yang mendatangi mereka,” ungkap dr. Haris.
Ia berharap, kehadiran tim medis dan penyuluhan yang dilakukan bisa menguatkan rasa kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan. “Kami ingin mereka tahu bahwa mereka tidak sendirian. Puskesmas hadir untuk semua, termasuk mereka yang tinggal jauh di pedalaman,” tambahnya.
Tak hanya layanan medis, program ini juga menyentuh sisi edukasi masyarakat. Imam Hadi Saputra, staf Kesehatan Lingkungan dari Dinas Kesehatan Balangan, menuturkan bahwa kegiatan PUBERTAS juga menyasar sekolah dasar dengan memberikan edukasi tentang Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada anak-anak dan orang tua.
“Kami membawa pesan kesehatan langsung ke rumah-rumah dan sekolah. Akses jalan yang sulit membuat mereka susah ke fasilitas kesehatan, jadi kami jemput bola. Ini juga bagian dari membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya hidup bersih dan sehat,” jelas Imam.
Antusiasme warga sangat terasa selama kegiatan berlangsung. Ketua RT 03 Desa Marajai, Ilik, mewakili warganya, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepedulian pemerintah melalui Puskesmas Uren.
“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan ini. Ini sangat membantu, dan kami berharap akan ada kunjungan lagi ke depannya,” ujar Ilik dengan penuh harap.
Program PUBERTAS bukan sekadar layanan, tetapi juga bentuk empati dan kehadiran negara bagi warga yang tinggal di garis terluar. Dengan membawa harapan dan perhatian, tim kesehatan dari Puskesmas Uren menunjukkan bahwa tak ada jarak yang terlalu jauh untuk peduli.



