Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, memastikan cadangan pangan pemerintah (CPP) per Agustus 2025 mencapai 107 ton. Jumlah tersebut dinilai aman dan melebihi kebutuhan masyarakat, serta diprioritaskan untuk penyaluran saat terjadi bencana maupun mendukung desa rawan pangan.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKP3 Balangan, Dewi Diniati, mengatakan ketersediaan CPP tahun ini mencukupi dan menjadi salah satu faktor penentu Balangan meraih peringkat keempat nasional sebagai daerah yang berhasil menjaga ketersediaan dan keamanan pangan masyarakat pada 2025.
“Stok CPP di gudang Bulog Barabai saat ini mencapai 107 ton. Jumlah ini lebih dari cukup untuk kebutuhan darurat, sehingga masyarakat bisa merasa tenang apabila sewaktu-waktu terjadi bencana. Selain itu, stok ini juga mendukung program penyaluran ke desa-desa rawan pangan,” ujar Dewi di Balangan, Kamis (4/9/2025).
Ia menambahkan, penyaluran cadangan pangan dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku dan akan diprioritaskan untuk kondisi darurat.
“Rencana penyaluran ke desa rawan pangan sudah disiapkan. Selain itu, akan ada penambahan stok pada perubahan anggaran tahun 2025,” jelasnya.
Dengan adanya CPP tersebut, Pemkab Balangan berharap ketahanan pangan masyarakat tetap terjaga, baik dalam menghadapi kondisi darurat maupun sebagai upaya pencegahan kerawanan pangan di daerah.



