Kemenag Balangan Raih 7 Penghargaan pada KPPN Tanjung Award 2025

Diposting pada

Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Balangan kembali menorehkan prestasi dengan meraih tujuh penghargaan sekaligus pada ajang KPPN Tanjung Award Semester I Tahun 2025.

Kepala Kankemenag Balangan, Saribuddin, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut yang dinilainya sebagai hasil kerja keras seluruh jajaran.

“Alhamdulillah, Kemenag Balangan berhasil meraih tujuh penghargaan sekaligus. Ini adalah buah kerja keras seluruh jajaran, khususnya bidang keuangan yang selalu teliti dan tepat waktu dalam menyusun laporan,” ujarnya di Balangan, Senin (8/9/2025).

Saribuddin menekankan, capaian itu terwujud berkat kerja sama solid, koordinasi yang baik, serta semangat tim dalam menjaga akuntabilitas. Meski demikian, ia mengingatkan agar tidak cepat berpuas diri.

“Penghargaan hanyalah bonus. Tujuan utama kita adalah memastikan pengelolaan anggaran berjalan transparan, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan. Ke depan, prestasi ini harus dipertahankan bahkan ditingkatkan,” tegasnya.

Adapun tujuh penghargaan yang diraih Kemenag Balangan meliputi:

  1. Satuan Kerja Terbaik IKPA Sempurna dengan Pagu Besar di atas Rp10 miliar – Setjen.

  2. Satuan Kerja Terbaik IKPA Sempurna dengan Pagu Kecil di bawah Rp1 miliar – Bimas Hindu.

  3. Satuan Kerja Terbaik IKPA Sempurna dengan Pagu Kecil di bawah Rp1 miliar – Bimas Buddha.

  4. Satuan Kerja Terbaik IKPA Sempurna dengan Pagu Kecil di bawah Rp1 miliar – PHU.

  5. Peringkat I Satuan Kerja Terbaik Kategori Penyampaian Gaji Induk Tercepat – Setjen.

  6. Peringkat III Satuan Kerja Terbaik Kategori Implementasi Cash Management System (CMS) – Bimas Islam.

  7. Peringkat I Satuan Kerja Terbaik Kategori Rekonsiliasi dan Penyusunan Laporan Keuangan – Bimas Hindu.

Menurut Saribuddin, penghargaan ini penting karena menjadi tolok ukur kinerja satuan kerja dalam pengelolaan anggaran. Dengan capaian tersebut, Kemenag Balangan diharapkan dapat menjadi role model bagi instansi lain, terutama dalam disiplin administrasi, transparansi, dan akuntabilitas keuangan.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Kemenag Balangan tidak hanya aktif dalam pelayanan keagamaan dan pendidikan, tetapi juga unggul dalam tata kelola keuangan negara,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *