Kotabaru – Pemerintah Kabupaten Kotabaru resmi membuka Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi tingkat kabupaten dan kecamatan bagi 303 jemaah haji reguler tahun 1447 H/2026 M, Rabu (11/2/2026), di Masjid Apung Siring Laut Kotabaru.
Pembukaan dilakukan Sekretaris Daerah Kotabaru, Eka Saprudin, mewakili Bupati Kotabaru. Kegiatan diikuti ratusan calon jemaah haji serta dihadiri unsur Forkopimda, Kementerian Haji dan Umrah, Kementerian Agama, dan jajaran Pemkab Kotabaru.
Dalam sambutannya, Eka menegaskan manasik haji menjadi tahapan penting untuk membekali jemaah secara menyeluruh sebelum berangkat ke Tanah Suci.
“Ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual. Melalui manasik ini, jemaah diharapkan memahami rukun, wajib, dan tata cara pelaksanaan haji sesuai tuntunan syariat,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya kedisiplinan, kesabaran, dan kebersamaan selama menjalankan ibadah haji yang melibatkan jutaan umat Islam dari berbagai negara.
Kegiatan manasik berlangsung selama lima hari, 11–15 Februari 2026, dengan pembagian dua kelompok. Total 303 jemaah terbagi dalam kloter 13 dan 19, terdiri dari 130 laki-laki dan 173 perempuan.
Jemaah tertua tercatat atas nama Norma Mangacil Abdullah (87) dari Kecamatan Kelumpang Utara, sementara yang termuda Muhammad Fathan Nur Qolbiy (18) dari Kecamatan Pulau Laut Sigam.
Pemerintah daerah menyatakan komitmennya mendukung penyelenggaraan ibadah haji yang aman, tertib, dan lancar melalui sinergi lintas sektor.[]



