TAMIANG LAYANG – Agenda reses Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar, Bias Layar, di Kabupaten Barito Timur menjadi ruang bagi masyarakat menyuarakan persoalan konkret di daerah, mulai dari status aset hingga potensi peningkatan pendapatan daerah.
Pertemuan yang digelar di Sekretariat Dusmala, Senin (27/4/2026), dihadiri unsur masyarakat serta pengurus KKD Dusmala Tebama.
Dalam dialog terbuka, salah satu isu yang mengemuka adalah kejelasan status hukum jalan eks Pertamina yang dinilai memiliki potensi untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) jika dikelola secara optimal.
Menanggapi hal tersebut, Bias Layar menyatakan akan menindaklanjuti melalui koordinasi dengan pemerintah daerah.
“Persoalan ini akan kami komunikasikan dengan pemerintah daerah untuk mencari solusi terbaik,” ujarnya.
Ia menegaskan, meskipun tidak seluruh persoalan berada dalam lingkup komisi yang ia bidangi, aspirasi masyarakat tetap akan dikawal melalui jalur koordinasi lintas sektor hingga tingkat kementerian.
“Setiap masukan akan kami catat dan perjuangkan sesuai mekanisme yang ada,” katanya.
Selain isu aset dan PAD, pertemuan tersebut juga menjadi forum untuk menampung berbagai kebutuhan masyarakat di tingkat lokal yang selama ini belum sepenuhnya terakomodasi dalam kebijakan.
Bias menilai, sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten menjadi kunci agar aspirasi yang muncul dalam reses tidak berhenti pada pencatatan, tetapi berlanjut pada tindak lanjut konkret.
Di sisi lain, perwakilan masyarakat menyambut baik forum tersebut sebagai ruang komunikasi langsung dengan wakil rakyat di tingkat pusat.
Ketua KKD Dusmala Tebama, Bertolumeus, menyebut kegiatan reses memberi kesempatan bagi warga untuk menyampaikan persoalan riil di lapangan.
“Ini menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan secara langsung,” ujarnya.
Melalui agenda reses ini, diharapkan berbagai persoalan yang disampaikan tidak hanya menjadi catatan, tetapi dapat diintegrasikan dalam perencanaan kebijakan yang berdampak langsung bagi masyarakat di daerah.[]



