TAMIANG LAYANG — Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Barito Timur meminta pemerintah daerah mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), mempercepat pengisian jabatan definitif, serta memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan penyediaan air bersih.
Ketua Fraksi Gerindra, I Putu Widid Septiawan, menyampaikan sejumlah catatan tersebut dalam rapat paripurna DPRD Barito Timur, Senin (12/10/2026), saat pembahasan RAPBD 2027.
Dalam rancangan anggaran tersebut, pendapatan daerah ditargetkan Rp848,02 miliar, sedangkan belanja daerah mencapai Rp869,22 miliar. Defisit sebesar Rp21,20 miliar direncanakan ditutup melalui pembiayaan netto.
Gerindra mendorong pemerintah daerah menggali potensi PAD untuk memperkuat kemampuan fiskal dan memperluas ruang pembiayaan pembangunan serta pelayanan publik.
Fraksi ini juga meminta percepatan pengisian jabatan yang masih diisi pelaksana tugas (Plt). Pengisian pejabat definitif dinilai penting untuk mendukung koordinasi organisasi dan efektivitas pelayanan pemerintahan.
Di sisi lain, Gerindra menekankan perlunya langkah terkoordinasi dalam menangani karhutla, terutama untuk mengurangi dampak kebakaran terhadap lingkungan, kesehatan, dan aktivitas masyarakat.
Ketersediaan air bersih juga menjadi perhatian. Pemerintah daerah diminta menindaklanjuti kesulitan akses air bersih yang masih dialami sebagian masyarakat.
Catatan tersebut disampaikan Gerindra sebagai masukan dalam pembahasan Raperda APBD Barito Timur Tahun Anggaran 2027 agar kebijakan anggaran lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.[]



