RESES bagi Firman Yusi bukan sekadar agenda mendengar. Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan itu mengisi masa resesnya dengan sesuatu yang lebih konkret: pasar murah dan distribusi bibit tanaman langsung ke tangan warga.
Selama 13–20 Mei 2026, Firman menjangkau 16 titik di Kabupaten Tabalong. Di Kelurahan Pembataan, Rabu (20/5/2026), ia menggelar pasar murah yang menyediakan minyak goreng, gula, dan tepung dengan harga di bawah pasaran. Warga menyambut antusias — kebutuhan rumah tangga sedikit lebih ringan, setidaknya untuk hari itu.
“Kami ingin memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, khususnya di tengah situasi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil,” ujar Firman.
Sepekan sebelumnya, Kamis (14/5/2026), ia menggelar pasar murah serupa di Kota Tanjung. Kali ini dengan tambahan yang tak biasa: bibit sayur dan buah dibagikan kepada warga. Bukan sekadar bantuan sesaat — Firman berharap bibit itu tumbuh menjadi sumber pangan keluarga dari pekarangan sendiri, memperkuat ketahanan pangan secara mandiri.
Dua kegiatan itu merangkum satu gagasan sederhana: wakil rakyat yang turun bukan hanya untuk mencatat aspirasi, tetapi untuk meninggalkan sesuatu yang bisa dirasakan langsung oleh warga.[]



