Editor: Almin Hatta
TAMIYANGLAYANG – Warga masyarakat Barito Timur (Bartim) terlihat sangat senang saat menerima bantuan sembako dari Pemerintah Daerah Bartim, apalagi di masa pandemi Covid-19 ini dimana sembako sangatlah dibutuhkan warga.
Senangnya lagi, batuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Barito Timur, Ampera AY Mebas SE MM, secara simbolis.
Ya, hari ini, Kamis 15 Oktober 2020, Bupati Ampera AY Mebas hadir langsung menemui warga di aula Kantor Kecamatan Dusun Timur, untuk menyerahkan bantuan berupa sembako dalam bentuk Bansos (Bantuan Sosial) kepada warga yang terdampak Covid 19.
Dalam penyerahan tersebut Bupati Ampera didampingi Kepala Dinas Sosial Bartim dan dari Dinas Sosial Provinsi Kalteng, Camat Dusun Timur dan Sekcamnya, Lurah Tamiang Layang, anggota TNI, kepala desa, dan warga masyarakat penerima Bansos KPM.
“Bantuan sembako berupa beras 10 kg, mie 1 dus, minyak goreng, dan telor ayam 30 biji ini merupakan program dari Pemerintah Kabupaten Barito Timur yang ditujukan kepada masyarakat yang belum mendapatkan bansos seperti BLTDD maupun lainya,” kata Bupati Ampera.
“Bansos ini kita khususkan kepada masyarakat yang layak menerima dan memang belum menerima Bansos BLTDD, maupun bantuan lainnya,” sambungnya.
Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Timur, papar Bupati Ampera, juga menyiapkan 10.000 paket bantuan berupa sembako untuk tahap selanjutnya.
Pada hari ini, jelas Bupati Ampera, bantuan sembako khusus diberikan kepada warga yang layak menerima bantuan, namun belum mendapat bantuan dari program bantuan Pemerintah Pusat seperti PKH, BST, dan lainnya, serta bantuan dari provinsi dan juga dari dana desa (DD).
“Kemarin ada sejumlah warga yang diusulkan melalui Dinas Sosial Bartim ke pemerintah pusat untuk mendapatkan bantuan. Ternyata, setelah didata, mereka memang layak mendapat bantuan, tapi justru mereka belum mendapatkan bantuan. Nah, mereka itulah orang- orangnya yang menerima bantuan hari ini,” ujarnya.
Bupati Ampera mengungkapkan, pihaknya mendapatkan keluhan warga yang mendapatkan bantuan dari provinsi cuma sekali saja.
“Itu contoh yang kita perhatikan untuk mendapatkan bantuan lanjutan. Nanti kita akan sisir lagi. Sedangkan untuk hari ini sembako yang diserahkan kepada KPM berjumlah 1.000 orang. Namun kita lakukan secara simbolis, dan penyerahan keseluruhan dilakukan secara bertahap,” katanya.
Disebutkan, warga penerima sembako ini tersebar di 4 desa. Yakni Desa Juweten, Desa Karang Langit, Desa Sumur, dan Desa Gumpa. Semuanya masuk wilayah Kelurahan Tamiang Layang.
“Kita tetap memperhatikan warga, memberikan bantuan sembako, dan kita berharap bantuan ini betul-betul dimanfaatkan untuk kebutuhan keluarga di rumah,” kata Bupati Bartim, Ampera AY Mebas.[]



