Editor : Almin Hatta
BANJARMASIN – Jika tahun lalu Lembaga Kajian Keislaman dan Kemasyarakatan (LK3) Banjarmasin merilis film “Kasumbi” sebagai salah satu film yang mengangkat tema keberagaman dalam masyarakat, maka di tahun 2021 ini LK3 juga melakukan hal serupa.
LK3 kembali membuat film yang tetap mengangkat tema keberagaman dalam kehidupan sehari-hari. Berjudul “Dialog Kuliner”, film ini merupakan film kedua dari LK3 yang menggaet Ade Dae Matolese sebagai sutradara, novelis kebanggaan Banua Sandi Firly sebagai script writer, Intan Kusuma Ningrum sebagai produser, Has Talent sebagai koordinator talent dan yang terakhir ada Alemo Films sebagai pelaksana teknis.
Saat ditanya mengapa mengambil kuliner sebagai tema dari sebuah film, Intan selaku produser mengatakan pihaknya terinspirasi oleh Warung Rukun, warung yang dibina oleh pihak LK3 untuk menunjang ekonomi.
“Sebenarnya film ini terinspirasi dari Warung Rukun, yang merupakan warung binaan LK3 untuk menunjang ekonomi, karena kami sadar ketika orang sudah kenyang, dia pasti ga bakal berprasangka buruk,” ucap Intan saat ditemui di Kampung Buku, Banjarmasin, Kamis (5/8/2021) pagi.
“Nah di situ (Warung Rukun) terjadi dialog-dialog yang secara tidak langsung menyadarkan perempuan-perempuan akan keberagaman,” tambahnya.
Untuk pelaksanaan syuting film garapan LK3 ini sendiri digelar di di Rumah Alam, Sungai Andai, yang akan dimulai tanggal 18 Agustus nanti.
Intan mengatakan, dalam film ini pihaknya juga memuat isu keberagaman dalam proses memasak. “Kita memasukkan isu keberagaman dalam proses memasak/kuliner,” ungkapnya.
Pemutaran film ini sendiri direncanakan akan dilakukan bersamaan dengan Religi Expo yang merupakan event tahunan dari LK3, yang biasanya digelar di antara bulan November dan Desember.[]



