Penajam – Bertepatan dengan bulan Ramadhan, sejumlah komoditas pangan mengalami kenaikan harga, salah satunya ialah daging sapi dan gula. Guna mengantisipasi lonjakan harga di pasar, Babinsa Koramil 0913-01 Penajam Kodim 0913/ PPU, Serda Herry memantau langsung ke pasar Petung di jl Provinsi km 18 Kelurahan Petung kecamatan Penajam kabupaten Penajam Paser Utara Provinsi Kalimantan Timur, Ahad (3/5).
Dandim 0913 Letkol Inf Mahmud menerangkan, “Dalam menghadapi bulan suci Ramadhan ini, daging memang perlu diwaspadai apa lagi nanti saat Idhul Fitri, untuk itu kami perintahkan para Babinsa setempat selalu memonitor setiap ada kenaikan harga”.
Menurutnya ada bebarapa alasan mengapa kenaikan harus diwaspadai di antaranya, apabila tetap melakukan impor nilai Dolar terhadap Rupiah sedang tinggi, sehingga harga daging cukup mahal.
Sementara itu, negara-negara yang selama ini menjadi negara pengimpor bahan pokok bagi Indonesia masih lockdown.
“Seperti impor kerbau dari India masih lockdown juga, Australia juga semi lockdown. Hal ini perlu diwaspadai supaya nanti jangan sampai terjadi gejolak” terang Dandim Mahmud.
Meskipun saat ini harga daging berada di posisi stabil tetapi tak ada salahnya pemerintah harus tetap waspada agar harga daging nantinya tidak mengalami lonjakan yang tinggi. Kodim 0913/ PPU selalu memantau setiap ada perkembangan harga.
Sementara itu menurut keterangan Gunawan, pedagang daging di pasar Petung mengatakan, “Untuk semantara ini harga daging sapi perkilo masih sekitar 120 ribu rupiah dan diperlkirakan menjelang lebaran akan naik tapi tidak jauh” pungkasnya.
Ahmad Magasen
Nun Al Muharir



