Banjarbaru – Ada sembilan tambahan kasus positif Covid-19 di Kalsel pada Sabtu (9/5/2020). Lima diantaranya merupakan hasil temuan petugas surveilance epidemiologi.
Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalsel, HM Muslim melaporkan jika kasus positif hasil tracking tersebut berasal dari Tanah Bumbu sebanyak tiga kasus. Selebihnya masing-masing dari Banjarmasin dan Barito Kuala sebanyak satu kasus. Sedangkat sisanya, empat kasus merupakan hasil dari konfirmasi PDP.
Dengan demikian, kasus positif di Kalsel yang sudah terkonfirmasi totalnya ada 255 kasus. “Dari 255 kasus positif, 196 kasus sedang dalam perawatan baik di rumah sakit, karantina khusus atau isolasi mandiri,” kata Muslim di Command Center Setdaprov Kalsel.
Muslim menambahkan, kasus meninggal juga mengalami penambahan. Meski demikian itu belum dinyatakan posotif Covid-19.
“Penambahan kasus meninggal berasal dari 2 kasus PDP yang telah meninggal namun swab tesnya keluar hari ini yang menyatakan positif Covid,” ucap Muslim memaparkan.
Dua kasus positif terbaru yang meninggal tersebut adalah pasien KS Covid 247 laki- laki usia 55 tahun asal Banjarmasin yang telah meninggal 4 Mei 2020. Kedua, KS Covid 233 seorang wanita usia 51 tahun juga asal Banjarmasin yang meninggal 8 Mei kemarin.
Sementara kasus PDP pada hari ini tercatat 51 kasus. Dalam kasus PDP dilaporkan ada PDP yang terkonfirmasi negatif 2 pasien. “Hari juga ada 1 PDP yang meninggal yakni Ulin 112 asal Banjarmasin, namun hasil swab belum keluar,” kata Muslim.
Terakhir dilaporkan, jumlah ODP juga mengalami peningkatan dari 33 ODP sehingga hari ini tercatat 1014 ODP. Kasus ODP sendiri menurut Muslim masih bersifat fluktuatif selama pandemi Covid terjadi.
“Bergantung temuan petugas medis di pintu masuk kedatangan ke wilayah Kalsel atau berakhirnya masa inkubasi ODP, ” ujarnya.
A Manaf



