PERAN anjungan Kalsel sebagai ikon daerah di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di Jakarta Timur, harus ditingkatkan lagi.
“Bukan hanya pada sisi infrastruktur, tapi kegiatan dan pertunjukkan seni juga harus lebih digiatkan,” kata Ketua Komisi IV DPRD Kalsel HM Lutfi Saifuddin.
Sebagaimana diketahui, DPRD Kalsel melakukan kunjungan kerja ke TMII, khususnya ke Anjungan Kalsel, Jumat (3/7). Dari kujungan itu disimpulkan, sektor kepariwisataan dan kebudayaan pada anjungan tersebut bisa lebih didorong.
Untuk mewujudkannya, H Lutfi mengatakan pihaknya berjanji akan memberi dukungan anggaran, khususnya yang berkaitan dengan seni dan budaya.
Komisi IV juga mendorong Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan untuk melengkapi peralatan kesenian, termasuk tenaga pelatih kesenian. “Anjungan ini adalah representasi Kalimantan Selatan, harus bisa menjadi kebanggaan bagi warga Kalimantan Selatan,” ujarnya.
Dengan adanya sejumlah kegiatan, papar H Lutfi, diharapkan dapat menghidupkan keberadaan anjungan Kalsel tersebut, sekaligus melestarikan seni dan budaya Kalimantan Selatan.
H Lutfi juga berharap anjungan Kalsel bisa lebih dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Kalsel. Mengingat, anjungan Kalsel adalah sarana dan wadah untuk memperkenalkan seni dan budaya daerah dengan fasilitas yang disediakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.
Ketua Komisi II DPRD Kalsel Imam Suprastowo menambahkan, anjungan Kalsel sebagai etalase daerah perlu lanscape informasi yang tajam soal kebudayaan daerah. Menurut Imam, hal tersebut tentu akan menjadi sumber pendapatan baru melalui sektor kepariwisataan.
“Terkait potensi pendapatan, perlu segera disusun rencana pengembangan pembangunan anjungan sebagai upaya bersama dalam mengembangkan potensi daerah, khususnya di sektor pariwisata,” kata Imam.
Editor: Almin Hatta



