BANJARBARU – Kasus Covid-19 di Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali mengalami penambahan. Kali ini sebanyak 123 kasus baru, yang berasal dari PDP dan hasil tracing.
Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalsel, M Muslim, dalam update Covid-19 Kalsel di Sekretariat Daerah Provinsi Kalsel, Banjarbaru, Rabu (8/7/2020).
Kepala Dinas Kesehatan Kalsel ini mengatakan, penambahan 119 kasus terkonfirmasi positif distribusi dari tracing dan kontak di beberapa daerah. Rinciannya: Balangan 51 orang, Banjarmasin 19, Tanah Laut 8, Hulu Sungai Selatan 6, Tabalong 33, Hulu Sungai Tengah 1, Barito Kuala 2, dan Banjar 3 orang.
“Dan dari PDP ada 4 yang terkonfirmasi positif. Yaitu dari RSUD Ulin 2 kasus dan RSUD Anshari Saleh 2 kasus. Sebanyak 96,7 persen kasus baru berasal dari tracing dan kontak,” katanya.
Muslim lebih jauh menginformasikan, ada 53 orang sembuh. Yakni, berasal dari RSUD Ulin 2, Karantina Bapelkes 15, Karantina Tanah Laut 10, Karantina Kotabaru 9, Karantina Hulu Sungai Tengah 4, Karantina Tanah Bumbu 6, dan Karantina Balangan 7 orang. “Total kesembuhan secara keseluruhan 29,8 persen,” ucapnya.
Adapun untuk kasus meninggal, lanjut Muslim, pada hari ini ada 4 kasus. Yakni PDP yang terkonfirmasi positif dirawat di RSUD Ulin 2 orang warga Banjarmasin, RS Bhayangkara 1 orang asal Batola, dan RS Boejasin 1 orang asal Tanah Laut. “Secara keseluruhan jumlah meninggal 5,5 persen,” katanya.
Saat ini, jumlah kasus positif Covid-19 di Kalsel sudah tembus di angka 3.818 kasus yang terdiri dari 2.470 dalam perawatan, 1.139 sembuh, dan 209 meninggal.
“Dari jumlah tersebut, sebanyak 320 kasus dirawat di berbagai rumah sakit, dan 2.157 lainnya dikarantina khusus dan isolasi mandiri,” ujarnya.
Adapun untuk kasus ODP, hingga hari ini tercatat sebanyak 711 orang, dan 386 PDP.[]
Editor: Almin Hatta



