ACT Renovasi Langgar Hidayatul A’mal Sungai Bali
(foto:ist)

ACT Renovasi Langgar Hidayatul A’mal Sungai Bali

Diposting pada

Editor: Almin Hatta

KOTABARU – Aksi Cepat Tanggap (ACT) MRI Kalimantan Selatan (Kalsel), kembali bergerak. Kali ini, lembaga swadaya masyarakat tersebut merenovasi Langgar Hidayatul A’mal yang terletak di Desa Sungai Bali, Kecamatan Pulau Sebuku, Kabupaten Kotabaru.

Sabtu (29/08) lalu, kegiatan renovasi langgar tersebut telah selesai, dan langsung diresmikan secara simbolis Oleh Kepada Kepala Desa Sungai Bali, bersama Babinsa dan perwakilan warga setempat.

Pada peresmian itu, ACT MRI Kalsel yang diwakili oleh Muhammad Budi Rahman, disambut oleh perangkat desa dan beberapa tokoh masyarakat Sungai Bali.

Dalam sambutannya, Budi mengatakan, ini merupakan ikhtiar yang terus mereka lakukan untuk tetap membersamai warga pasca kebakaran Sungai Bali. Salah satunya dengan merenovasi langgar ini sampai selesai dan bisa difungsikan oleh warga sekitar. “Dengan diserahkan kembali langgar ini kepada masyarakat, kami berharap segenap warga dapat kembali beraktivitas seperti sediakala,” ujarnya.

Budi juga menyampaikan terima kasih tak terhingga kepada para donator yang terlibat, yaitu Kalsel Peduli, Yasmin, Uber Rezeki, PLN, ULM, Bartman, BEM ULM, Yayasan Hasbunallah, IGTKI Balangan, Angkasa Pura, dan Yayasan Ukhuwan. “Semoga semua pihak yang membantu diberikan yang terbaik oleh allah SWT,” katanya.

Kepala Desa Sungai Bali, Ujang Arhadi, pun menyampaikan ucapan terima kasih untuk apa yang ACT MRI sudah lakukan di desa tersebut. Menurut Ujang, semua ini sangat membantu mereka untuk pulih dari deraan kebakaran yang terjadi 8 bulan lalu.

“Saya berterima kasih kepada ACT Kalsel, para donator, serta semua pihak yang telah membantu dalam renovasi langgar ini. Dengan renovasi ini, tentunya Langgar Hidayatul A’mal menjadi lebih bagus dan lebih indah,” ujarnya.

Menurut Ujang Rahardi, keberadaan Langgar Hidayatul A’mal berdiri sekitar tahun 1975, dan biasanya di situ ada kegiatan Maulid Habsy tiap malam Senin, burdah yasinan tiap Jumat oleh ibu-ibu.

“Semoga renovasi ini membuat langgar ini menjadi tempat beribadah yang nyaman, agar masyarakat semakin senang beribadah ke langgar ini,” ucapnya.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *