Editor: Almin Hatta
JAKARTA – Amiruddin Bagus Kahfi meminta restu Barito Putera untuk berkarier di luar negeri. Pemain yang mengikuti program Garuda Select di Inggris itu telah mengungkapkan keinginannya kepada managemen Barito Putera.
Namun, tim Laskar Antasari berharap Bagus tetap bertahan, sebelum menemukan klub barunya. Apalagi kontrak pemain 18 tahun itu masih berjalan hingga tahun depan.
“Keinginan Bagus berkarier di luar negeri karena restu dari orangtuanya. Tapi kami tetap ingin dia memperkuat Barito Putera. Kami sangat berkeinginan Bagus tetap seperti saudara kembarnya, Bagas (Amiruddin Bagas Kaffa) di Barito yang musim ini mendapat kesempatan bermain di Liga 1. Ini akan menjadi modal penting bagi Bagus untuk menghadapi Piala Dunia tahun depan,” kata pemilik Barito Putera, Hasnuryadi Sulaiman, Selasa 1 September.
Komitmen Barito Putera dalam memberi kesempatan bermain dengan menit sebanyak-banyaknya untuk pemain muda, dapat dilihat dari rekor yang ditorehkan Bagas Kaffa. Saudara kembar Bagus ini diberi kesempatan full 90 menit bermain di 2 dari 3 laga Barito Putera di Liga 1 2020 sebelum ditunda karena Pandemi Covid-19. Pencapaian ini adalah rekor menit bermain tertinggi bagi pemain muda di Liga 1 2020. Kesempatan ini pun akan diberikan kepada Bagus apabila bertahan di Barito Putera.
“Bahkan kita langsung menawarkan kontrak jangka panjang kepada yang bersangkutan, tapi yang bersangkutan memilih untuk berkarier di luar negeri,” sambung pengusaha asal Kalimantan Selatan tersebut.
Hasnuryadi juga berharap, Bagus bisa mengambil keputusan matang mengenai rencananya tersebut. Bahkan manajemen Barito Putera siap membantu Bagus mencarikan klub yang tepat untuk menapaki karier di luar negeri.
Pasalnya, Hasnuryadi tak ingin nasib Bagus menjadi tak menentu jika terlalu cepat mengambil keputusan untuk berkarier di luar negeri. Sehingga pada akhirnya Bagus malah kurang mendapatkan waktu bermain yang akan berdampak kepada kariernya.
“Kita juga sudah berbicara apa adanya dengan orangtuanya sebelum masa pandemic. Bahkan melibatkan alm Guru Zuhdi (KH Ahmad Zuhdiannor, penasihat Barito Putera), hingga kami akhirnya mengambil keputusan bahwa Bagas itu dipertahankan tiga tahun, nah Bagus masih belum tahu,” tutur Hasnuryadi.
“Saya sampaikan bahwa sebetulnya jika dia serius berkarier di Barito, kami akan berikan dia tempat utama dan itu sangat bagus bagi kariernya. Nanti pada waktunya, kalau perlu kita yang mencarikan dia klub di luar negeri yang memang betul-betul menjamin tempat dia untuk bermain,” sambungnya.[]



