Editor: Almin Hatta
BANJARMASIN – Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Banjarmasin, H Muhammad Yasar, meminta seluruh jajarannya, Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kecamatan se-Kota Banjarmasin, selalu mempublikasikan kegiatan yang mereka laksanakan.
“Publikasi kan secara gencar kegiatan-kegiatan pengawasan yang kita lakukan dan kegiatan lainnya,” kata Yasar, ketika membuka Rakernis Kehumasan yang digelar Bawaslu Kota Banjarmasin, Selasa (8/9/20), di Hotel Rattan In Banjarmasin.
Tugas kehumasan Bawaslu, papar Yasar, menjadi tugas bersama. Yakni bagaimana lebih memperkenalkan Bawaslu maupun Panwaslucam kepada publik, baik mengenai kelembagaan, tugas, kewenangan, maupun kewajiban.
“Terutama tugas-tugas pengawasan, pencegahan, dan penyelesaian sengketa, agar masyarakat lebih mengenal,” tegas alumni Universitas al-Azhar, Kairo, Mesir itu.
Sementara itu, Koordinator Divisi Hukum dan Humas Bawaslu Kota Banjarmasin, Munawar Khalil, mengatakan, peran humas di setiap organisasi atau institusi, termasuk Bawaslu dan Panwaslucam, sangatlah penting bagi kesuksesan institusi tersebut.
“Tidak hanya itu, humas juga membangun citra, nama baik, reputasi, dan meningkatkan popularitas lembaga,” ujarnya.
Memberikan informasi yang publik perlukan, sambungnya, memang menjadi kewajiban sebagai salah salah satu wujud keterbukaan informasi kepada publik.
Selain itu, Komisioner Bawaslu Kota Banjarmasin lainnya, Mastawan, menambahkan, terkait keterbukaan informasi publik, diatur dalam Undang-Undang No 14 Tahun 2008. “Masyarakat memang punya hak mengakses informasi data, kecuali data dan informasi yang dikecualikan,” sebut alumni FISIP Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin ini. “Begitu pula yang tertera dalam Perbawaslu No 10 Tahun 2019,” imbuhnya lagi.
Peserta Rakernis terdiri dari staf Sekretariat Bawaslu Kota Banjarmasin, komisioner dan kepala sekretariat Panwaslucam, dan staf Sekretariat Panwaslucam.
“Fungsi sekretariat tidak lain sebagai supporting system terhadap publikasi-publikasi kegiatan dan pengawasan di kecamatan, kelurahan, hingga tempat pemungutan suara (TPS),” ucap Koordinator Divisi Penindakan Bawaslu Banjarnasin, Subhani.
Jadi, papar pria jebolan UIN Antasari Banjarmasin ini, publikasi sangat penting, agar institusi terlihat bekerja. “Sampaikan informasi dengan sajian menarik dan memenuhi unsur 5W+1H,” ucapnya menekankan.
Di tempat yang sama, komisioner yang membidangi pengawasan, Rahmadiansyah, menandaskan bahwa publikasi kegiatan juga bisa melalui sosial media. “Mari kita bermedsos dengan bijak dan positif. Sampaikan informasi kerja-kerja pengawasan kita dengan bagus, agar bisa menarik perhatian nitizen untuk melihat dan membaca atau bahkan menanggapinya,” tuturnya.
Rakernis Bawaslu Kota Banjarmasin kali ini juga menghadirkan Ketua PWI Kalsel, Zainal Hilmie, sebagai salah satu pemateri. Selain Zailnal Hilmie, beberapa pimpinan media turut hadir dalam acara tersebut.[]



