Editor: Almin Hatta
BANJARMASIN – Menggelar Musyawarat Kota (Muskot) lebih awal karena alasan Pilkada, nampaknya tak bisa dilakukan oleh Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Kota Banjarmasin. Karenanya, kegiatan tersebut kembali mengacu pada jadwal semula, Desember nanti.
Rencana FORMI Kota Banjarmasin menggelar Muskot lebih awal, yakni bersamaan dengan agenda tahunan Rapat Kerja (Raker) sekarang ini, akhirnya dibatalkan. Namun, kegiatan Raker tetap dilaksanakan lebih awal.
Masih tingginya konstalasi politik menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Banjarmasin ini, membuat agenda pemilihan Ketua Umum FORMI Banjarmasin Periode 2020-2025 ditunda.
Ketua Umum FORMI Banjarmasin, Titin Roesmiaty Imran, mengatakan, saat ini pihaknya fokus pada Raker saja dulu, untuk menyusun program kerja ke depan.
“Kita gelar Raker saja dulu. Untuk Muskot nanti, sesuai masa jabatan berakhir, yakni Desember nanti,” katanya, didampingi Sekretaris FORMI Banjarmasin Yenny Frida Luntungan, saat Raker FORMI Banjarmasin di Hotel Victoria Banjarmasin Sabtu (12/9/2020) pagi.
Titin sendiri pun mengaku ingin fokus menghabiskan sisa jabatannya hingga Desember 2020 nanti. Ia menyatakan ingin beristirahat dari jabatan tertinggi itu, dan ingin memberikan kepercayaan kepada pengurus yang lain.
Sementara itu, dalam Raker, Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, diwakili Asisten Bidang Administrasi Umum, H Ahmad Noor Djaya, meminta FORMI Banjarmasin lebih fokus pada pembinaan prestasi olahraga tradisonal.
Keberadaan Kampung Bermain (Kamber), papar Ahmad Noor Djaya, sudah sangat membantu masyarakat untuk melestarikan permainan tradisional yang sudah hampir punah.
Bahkan Djaya meminta Kamber yang saat ini ada sembilan di lima kecamatan, agar lebih ditingkatkan lagi tahun depan.
“Kalau perlu, setiap RT memiliki satu kampung bermain, atau minimal lima setiap kelurahan,” katanya.
Selain memanfaatkan fasilitas umum (fasum) di komplek-komplek perumahan, papar Ahmad Noor Djaya, Kamber juga harus bisa menggaet sponsor dari pihak ketiga.
“Sehingga tidak terlalu berharap kepada anggaran dari pemerintah yang tidak terlalu besar. Ada baiknya menggaet CSR perusahaan-perusahaan atau pihak ketiga untuk diajak membantu,” ujarnya.
Hadir juga dalam Raker ini Ketua dan Sekretaris FORMI Kalsel, pengurus FORMI Banjarmasin, pengurus Portina Kalsel, dan seluruh perwakilan cabang olahraga FORMI Banjarmasin.[]



