Ibnu-Ariffin Blusukan Berboncengan Naik Sepeda Motor

Ibnu-Ariffin Blusukan Berboncengan Naik Sepeda Motor

Diposting pada

Editor: Almin Hatta

BANJARMASIN – Tenggat waktu kampanye paslon peserta Pilkada serentak tahun ini kian hari kian berkurang. Hal tersebut dipastikan membuat semua paslon semakin giat makukan kampanye, guna mendulang dukungan masyarakat.

Seperti yang terlihat di kawasan Kampung Simpang Limau, RT08, Kelurahan Sungai Lulut, Banjarmasin Timur, Minggu (4/10/2020) sore. Paslon dengan nomor urut 2 Pilwalkot Banjarmasin, Ibnu Sina dan Arifin Noor, sedang melaksanakan kegiatan kampanye kampung padat penduduk tersebut.

Paslon usungan partai Demokrat, PKB, PDI Perjuangan, serta partai non-parlemen PSI ini, menerapkan pola kampanye blusukan yang terbilang unik. Yakni, dengan berboncengan naik sepeda motor secara bergantian, sambil menyapa warga yang tengah duduk di teras rumah di kawasan Kampung Simpang Limau RT08, Kelurahan Sungai Lulut. Hal ini ternyata menuai reaksi positif dari warga yang bermukim di sana.

Dikarenakan tidak ada pemberitahuan sebelumnya kepada warga yang ada di sana, kedatangan Ibnu dan Ariffin ini sontak mengundang reaksi spontan warga. Beberapa warga Simpang Limau juga memberikan respon yang positif perihal gaya kampanye paslon ini.

“Terlihat santai, sederhana, tidak turun dari mobil mewah, dan mantapnya tu langsung berdua naik sebuah motor,” ujar Aji, yang merupakan salah satu warga Simpang Limau.

Menurut Arifin, blusukan dengan bersepeda motor ini bukan pertama kali dilakukannya. Ia mengaku sudah lama menerapkan pola ini, jauh sebelum memasuki masa purna tugas sebagai ASN.

Selain itu, Arifin juga mengakui bahwa menaiki kendaraan roda dua sudah sering dilakukannya. “Terlebih jika saya harus berkejaran dengan waktu dan tempat yang dituju tidak memungkinkan dijalani dengan menggunakan kendaraan roda empat. Dari dulu sudah terbiasa ke sana ke mari berkendara sendiri,” ucapnya santai.

Pernyataan tersebut dibenarkan oleh sopir pribadinya, yakni Samsir. Menurut Samsir, sosok Arifin adalah pribadi yang baik sekaligus menyenangkan. “Selain bekerja tanpa beban, saya juga kerap diminta untuk tinggal, sementara Pak Ariffin berangkat sendiri. Dan beliau emang sering naik sepeda motor sendiri,” ujarnya.

Sebagai orang yang mengenal detil kehidupan Ariffin, karena sudah puluhan tahun mendampingi atasannya tersebut, dan dengan menyandang predikat sebagai penerima Penghargaan Top 50 Pemimpin Pembawa Perubahan Indonesia untuk kategori Pemimpin Perubahan Inspiratif dan Inovatif Indonesia, Samsir menilai, “Pak Ariffin merupakan figur yang pas untuk melanjutkan program pembangunan di Kota Seribu Sungai,” tutupnya.[]*

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *