Dinsos Bartim Terus Menyalurkan Bansos BPNT 

Dinsos Bartim Terus Menyalurkan Bansos BPNT 

Diposting pada

Editor: Almin Hatta

TAMIYANGLAYANG – Untuk mengatasi kesulitan kebutuhan hidup sehari-hari warga akibat dampak pandemi Covid-19 yang terus berlanjut hingga saat ini, Pemerintah Kabupaten Barito Timur (Bartim) terus menyalurkan bantuan sosial melalui Dinas Sosial Bartim.

“Tujuan pemerintah semata untuk membantu kebutuhan hidup rumah tangga masyarakat yang membutuhkan, mensejehtrakan masyarakat, mengurangi angka kemiskinan pada masa pandemi Covid-19 ini,” kata Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bartim Ir Riza Rahmadi, melalui petugas TKSK, Sri Ekatni, ketika menyalurkan Bansos BPNT untuk Keluarga Penerima Manfaat ( KPM) wilayah Kecamatan Dusun Timur, Minggu (11/10/2020).

“Sebenarnya program BPNT ini sudah lama berjalan, malah sudah sejak sebelum adanya  pandemi Covid-19 yang sangat dirasakan oleh masyarakat warga dampaknya. Pada saat ini yang paling dirasakan masyarakat adalah  permasalahan perekonomian, serta lapangan kerja yang sulit,” tambahnya.

Sri Ekatni menjelaskan, penyaluran Bansos Sembako kepada warga KPM ini paling lambat 3 hari, yang dilakukan satu bulan sekali. Sejak adanya pandemi  Covid-19 sekarang ini, maka pemerintah menambahkan Bansos berupa uang tunai sebanyak Rp500.000 kepada warga peserta BPNT, yang sudah diterima KPM,  dicairkan lewat agen toko sembako yang sudah ditetapkan oleh pihak Bank Mandiri.

KPM dalam program Bansos Sembako atau BPNT, lanjut Sri Ekatni, pesertanya  ada yang termasuk dari PKH. 

“Sedangkan tugas kami selaku TKSK, adalah mendampingi penyaluran Bansos sembako. Juga memastikan toko agen melayani dengan baik, ramah dan santun, sehingga masyarakat yang termasuk di KPM tersebut merasa terlayani dengan puas,” ujarnya.

Selaku petugas TKSP, papar Sri Ekatni, pihalnya juga memeriksa kualitas barang, mengecek harganya untuk memastikan tidak melebihi harga di pasar. “Demi membantu masyarakat tidak manpu, harus ada transparansi oleh agen. Setiap bulan agen wajib menyediakan kebutuhan bahan pokok yang berbeda-beda, agar sembilan bahan pokok KPM terpenuhi oleh agen,” tegasnya.

Disebutkannya, jumlah toko agen sembako yang melayani warga masyarakat penerima bansos ada 5 agen, yang terpisah-pisah tempatnya. Untuk Kecamatan Dusun Timur adalah: Agen Aisya di Desa Matabu, Agen Iderus di Kelurahan Tamiang Layang RT 11, Agen Lia di Kelurahan Tamiang Layang Pal 4, Agen Sutejo di Desa Jaweten, dan Agen Daya Maeh di Desa Karang Langit. Sedangkan jumlah penerima Bansos KPM sekitar 500 orang untuk wilayah Kecamatan Dusun Timur.

“Dalam penyaluran Bansos ini kita tetap mengutamakan jaga kesehatan dengan menjalankan protokol kesehatan, sering cuci tangan dengan sabun gunakan air yang mengalir, pakai masker saat ada pertamuan,” katanya.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *