Gazi Akhmadi Diangkat Jadi Sesepuh BPBD

Pensiun, Gazi Akhmadi Diangkat Jadi Sesepuh BPBD

Diposting pada

Editor : Almin Hatta

BANJARMASIN – Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdako Banjarmasin, H Gazi Akhmadi, pada Desember nanti resmi memasuki masa pensiun.

Sebagai kenang-kenangan, para ASN Lingkup Pemko Banjarmasin memberikan beberapa cendera mata kepada yang bersangkutan, dalam acara sederhana di  Lobby Balaikota Banjarmasin, Selasa (03/11/2020).

Dari Bagian Umum, memberikan sebuah figura cantik berisi salinan SK kenaikan pangkat Gazi Akhmadi. Dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memberikan jaket dan topi sebagai tanda pengangkatan H Gazi Akhmadi menjadi sesepuh BPBD Kota Banjarmasin

Kemudian dari Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan memberikan sebuah buku profil, bercerita tentang diri pria kelahiran Kota Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalsel, pada tanggal 19 November 1960 ini.
Buku yang ditulis secara khusus oleh Kasubag Dokumentasi Pimpinan, Gusti Saufi Rizal, tersebut  berisikan pesan dan ajakan H Gazi Akhmadi untuk para pelayan masyarakat Kota Banjarmasin, agar selalu bersemangat dalam menjalan tugas yang diberikan.

“Tidak terasa perjalanan tugas kita ini. Rasanya baru saja kita bertugas,” ucap H Gazi Akhmadi, usai menerima kenangan-kenangan tersebut.

Gazi Akhmadi menuturkan, selama meniti karier sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), sebagian besar tugasnya berada di lapangan. Sejumlah jabatan strategis dalam pembangunan daerah pernah diamanatkan kepadanya, hingga akhirnya berhasil mengubah wajah Provinsi Kalsel, khususnya Kota Banjarmasin. Makanya, julukan Pamong Seribu Tugas pun dilekatkan kepadanya.

Bercerita tentang isi bukunya tersebut, suami dari Sessi Tri Ayu Revilla ini mengungkapkan, selain berisi ajakan dan pesan moral, juga berisi pengalaman suka dan duka selama mengabdi untuk masyarakat Indonesia, teruma di Provinsi Kalsel, khususnya di Kota Banjarmasin.
Dan ditegaskannya, semua yang tertulis dalam buku itu jangan diartikan dirinya ingin dikatakan berjasa, tetapi hanya untuk sekadar berbagi pengalaman dan bertitip pesan.

“Saya tegaskan lagi, apa yang saya ceritakan ini bukan ingin menunjukkan bahwa saya berjasa, tidak. Saya hanya ingin berbagi pengalaman. Mudah-mudahan bisa menjadi pendorong bagi kawan-kawan yang masih bertugas,” ucapnya.

Dari informasi terhimpun, di pengujung buku setebal 24 halaman itu terdapat pesan-pesan moral yang ditujukan kepada semua ASN, terutama untuk para pejabat. Mulai dari eselon IV hingga II lingkup Pemko Banjarmasin, agar bekerja cerdas dan iklas.

Kepada bawahan, katanya, jangan pernah menganggap mereka sebagai bawahan. Tapi anggaplah mereka sebagai teman yang memiliki tugas tanggung jawab masing-masing.

“Kalau kita bisa menggerakkan yang seperti itu, insya Allah mereka nyaman dalam bekerja. Tidak merasa diperintah. Tapi tujuan akhir kita akan tercapai, dan mereka pasti akan mengkritik dan memberikan masukan dengan kita, itu yang akhirnya membuat kita nyaman,” ujarnya, seperti yang tertulis dalam buku tersebut.

Pesan lain yang disampaikannya, khusus untuk para pejabat lingkup Pemko Banjarmasin, adalah agar lebih meningkatkan lagi kerjasama tim dalam melaksanakan berbagai tugas yang diamanatkan pimpinan.

“Kalau di tingkat bawah, yang kami rasakan sampai sekarang ini sudah solid. Beberapa tim yang kami kordinasi lancar dan saling menunjang satu sama lainnya,” pungkasnya.

Selain berisi pengalaman dan pesan, di dalam buku tersebut juga terdapat rubrik ‘Kata Mereka’. Dimana dalam rubrik ini terdapat kesan-kesan para ASN Pemko Banjarmasin dan beberapa ASN di luar Pemko Banjarmasin terhadap diri H Gazi Akhmadi.(dokpim-bjm)/jo

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *