Editor : Almin Hatta
BANJARMASIN – Pengurus Pusat (PP) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) merilis susunan kepengurusan masa bakti 2020-2024 di Hotel Ayana, Jakarta, Rabu (23/12/2020) lalu.
Dalam empat tahun ke depan, PBSI akan dipimpin oleh Ketua Umum, Agung Firman Sampurna, yang terpilih dalam forum musyawarah nasional, awal November lalu. Agung menggantikan Wiranto.
Hebatnya, satu orang Banua masuk dalam jajaran kepengurusan PBSI Pusat. Dia adalah Edi Sukarno yang ditunjuk sebagai Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen).
Bahkan Edi mendampingi Agung Firman Sampurna dan tim formatur diantaranya Alex Tirta, Eduart Wolok, dan Manuel HV Pangkong. Edi Sukarno mengumumkan susunan kepengurusan.
Dewan Penasehat PBSI Kalsel, Geman Yusuf, mengaku bangga bahwa salah satu pengurus PBSI Kalsel dan juga KONI Kalsel ikut masuk dalam jajaran kepengurusan pusat.
“Apalagi posisinya tidak main-main, sebagai anggota tim formatur, dan kemudian ditunjuk sebagai Wasekjen,” kata Geman, Jum’at (25/12/2020) malam.
Geman yakin, bersama Agung Firman Sampurna, duet Sekjen Listyo Sigit Prabowo dan Edi serta pengurus lainnya, mampu membawa bulutangkis Indonesia lebih berjaya lagi.
“Sekali lagi Selamat dan Sukses atas tersusunnya Kepengurusan PP PBSI Masa Bakti 2020-2024. Selamat dan sukses kepada Edi Sukarno SH MH. Semoga sukses dalam tugas dan dapat membawa kebanggaan untuk Nusa dan bangsa Indonesia,” kata Geman Yusuf, mewakiki Pengurus PBSI Propinsi Kalsel.
Selain Edi, ada beberapa nama mantan pebulutangkis yang masuk dalam susunan kepengurusan. Taufik Hidayat sebagai Staf Ahli Pembinaan dan Prestasi. Juga ada Ricky Soebagja sebagai Subid Pengembangan Prestasi Daerah. Nama Kepala Pelatih Tunggal Putri PBSI Rionny Mainaky, tercantum sebagai Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi, menggantikan Susy Susanti.
Edy Sukarno yang sehari-hari sebagai dosen Fakultas Hukum ULM Banjarmasin tidak hanya periode ini masuk dalam kepengurusan PBSI Pusat. Sebelumnya Edi juga dipercaya menjabat Bidang Organisasi dan Kelembagaan PBSI Pusat.
Bahkan saat proses pencarian ketua umum baru menggantikan Wiranto, Edi dipercaya menjadi ketua tim penjaringan calon ketua umum PBSI Pusat periode 2020-2024.[]



