Di 2020, Ombudsman Kalsel Kebanjiran Laporan Bansos

Di 2020, Ombudsman Kalsel Kebanjiran Laporan Bansos

Diposting pada

Editor : Almin Hatta

BANJARMASIN – Sepanjang pandemi Covid-19 tahun 2020 kemarin, Ombudsman RI Perwakilan Kalsel menerima sebanyak 80 laporan. 

Laporan sebanyak 80 kasus tersebut menyangkut bantuan sosial, pelayanan kesehatan, kesehatan, keuangan, keamanan dan transportasi. Paling banyak keluhan mengenai bantuan sosial, keuangan atau restrukturisasi kredit, serta kesehatan. 

Sopian Hadi selaku Asisten Bidang Pemeriksaan Ombudsman RI Perwakilan Kalsel mengatakan, laporan yang mendominasi sepanjang adanya pandemi Covid-19 adalah mengenai bantuan sosial. 

“Kalau laporan yang paling banyak itu, ya mengenai bantuan social. Seperti bantuan yang tidak tepat sasaran,” katanya, Selasa (05/01/2021). 

Selain Bansos, papar Sopian, laporan mengenai restrukturisasi kredit juga merupakan salah satu permasalahan yang banyak ditangani Ombudsman Kalsel. 

“Masyarakat juga banyak yang melapor mengenai Restrukturisasi kredit. Permasalahan utamanya di sini adalah persepsi masyarakat yang salah mengenai program tersebut,” ujarnya.

Menyikapi laporan masyarakat tersebut, tentu Ombdusman Kalsel RI memberikan solusi. Yakni langsung turun tangan dan mendatangani instansi terkait. 

“Kalau masalah bansos, kita langsung ke Dinas Sosial, dan laporan tersebut langsung dicover oleh mereka,” tandas Sopian.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *