Editor : Almin Hatta
TAMIYANGLAYANG – Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium (bensin) sejak kemarin kosong di kota Tamiyang Layang, Ibukota Kabupaten Barito Timur (Bartim).
Mulai dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU), hingga di tingkat pengecer di seluruh jalan di Tamiyang Layang, tak ada yang menjual premium.
Menurut Kasubid Orasional Pengembangan Kapasitas Pol PP Tamiyang Layang, Hermi, untuk saat ini memang terjadi kelangkaan BBM jenis Premium.
“Karena pendistribusian BBM dari Banjarmasin (Kalimantan Selatan) terganggu disebabkan adanya jambatan putus dari arah Kalsel,” ujarnya, Kamis( 21/1/2021).
Ketiadaan BBM premium ini menyebabkan aktivitas masyarakat Tamiyang Layang khususnya, dan warga Barito Timur umumnya, menjadi terhambat.
“Mudah-mudahan pemerintah Kalsel bisa menangani putusnya jembatan tersebut dengan cepat, sehingga pasokan atau pengiriman BBM ke Bartim segera bisa dilakukan,” harap Hermi.
Hal yang sama dirasakan warga Kabupaten Balangan, khususnya kota Paringin, sejak dua hari lalu. “Ya, sekarang bensin sulit ditemukan di Paringin,” kata Endang Yuliana Putri, salah satu warga Balangan yang aktif membantu korban banjir di Kabupaten Hulu Sungai Tengah. “Kegiatan kita membantu warga yang kesulitan karena musibah banjir jadi terganggu,” sambungnya.[]



